Menguri-uri Budaya Sintren di Desa Slatri: Sebuah Langkah Nyata Melestarikan Warisan Budaya Jawa Tengah

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menguri-uri Budaya Sintren di Desa Slatri: Sebuah Langkah Nyata Melestarikan Warisan Budaya Jawa Tengah

BREBES,GarudaXpose.com-Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, menjadi saksi bisu acara pelestarian budaya Sintren yang digelar pada Sabtu malam, 6 Desember 2025. Acara ini dihadiri oleh Ibu dr. Mesi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan, dan Bapak M. Sri Heri Pasaribu, Anggota DPRD Kabupaten Brebes.

Dalam sambutannya, dr. Mesi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas kesempatan yang diberikan untuk melestarikan budaya lokal Jawa Tengah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, khususnya Syifa Musik, serta semua pihak yang telah bekerja sama melaksanakan kegiatan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Budaya Sintren adalah salah satu warisan budaya Jawa Tengah yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ujar dr. Mesi. “Dengan adanya acara ini, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal.”

Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni Sintren yang dibawakan oleh grup seni lokal, termasuk Sifa Musik pada siang dan Sintren Jaya Muda Grub. Pertunjukan ini disambut meriah oleh masyarakat Desa Slatri dan sekitarnya.

Bapak M. Sri Heri Pasaribu juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian budaya lokal di Jawa Tengah. “Kita harus terus melestarikan budaya lokal kita, karena itulah yang membuat kita unik dan berbeda,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Slatri, Ahmad Dasuki, dan perangkat desa lainnya. Mereka berharap, acara ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk melestarikan budaya lokal.

Dalam acara ini, juga dilakukan penyerahan bantuan kepada grup seni lokal yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pertunjukan seni Sintren di Desa Slatri.

dr. Mesi juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal dalam meningkatkan identitas dan kebanggaan masyarakat. “Budaya lokal adalah identitas kita, dan kita harus menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.

Acara ini diakhiri dengan pertunjukan seni Sintren yang meriah dan disambut gembira oleh masyarakat Desa Slatri dan sekitarnya. Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan menjaga warisan budaya Jawa Tengah untuk generasi mendatang.

Sejarah baru Desa Slatri diadakanya, grub seni sifa musik, sintren jaya muda grub dari Desa Pamulian Kecamtan Larangan yang di pimpin oleh Bapak sutarno mengucapkan trimakasih kepada ibu dr. Mesi dan mas Heri Pasaribu atas dukungan dan partisipasinya dalam acara ini.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menampilkan pertunjukan seni Sintren di acara ini. Kami berharap dapat terus melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kualitas pertunjukan seni Sintren di Desa Slatri,” ujar Bapak sutarno.

Acara ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya. Dengan demikian, kita dapat menjaga dan melestarikan budaya lokal Jawa Tengah untuk generasi mendatang.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO Global Geopark, Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia
Efek BEC, KAI Layani 12 Ribu Lebih Pelanggan Tujuan Banyuwangi
PSOI Banyuwangi Sukses Gelar Kejurkab dan Kejurprov Surfing 2026 di Pantai Pulau Merah, Diikuti 80 Peserta
Akamsi Lumajang Temukan Mahakarya Bersejarah di Aliran Sungai Wisata Selokambang
BEC 2026 “Perang Bayu” Memukau Ribuan Penonton, Pariwisata Banyuwangi Makin Bergairah
Talang Paras Injourney Hadir di Dusun Jambu, Wujud Gotong Royong Masyarakat Tamansari Bangun Wisata Religi, Pemandian, dan Perkemahan
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Kawasan Strategis Pesona Tiris Di Pasang Umbul Umbul Upaya Kecamatan Tiris Kenalkan Destinasi Wisata
Tag :

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Geopark Ijen Jalani Revalidasi UNESCO Global Geopark, Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Jaga Warisan Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 23:39 WIB

Efek BEC, KAI Layani 12 Ribu Lebih Pelanggan Tujuan Banyuwangi

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:39 WIB

PSOI Banyuwangi Sukses Gelar Kejurkab dan Kejurprov Surfing 2026 di Pantai Pulau Merah, Diikuti 80 Peserta

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:18 WIB

Akamsi Lumajang Temukan Mahakarya Bersejarah di Aliran Sungai Wisata Selokambang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:17 WIB

BEC 2026 “Perang Bayu” Memukau Ribuan Penonton, Pariwisata Banyuwangi Makin Bergairah

Berita Terbaru

Uncategorized

Semua Lakukan Penandatanganan MoU dan MoA, Ini Maksud Dan Tujuannya

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:32 WIB