Makam Palsu di Brebes Dibongkar: Praktik Keagamaan atau Bisnis Berkedok Ziarah?

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Pembongkaran

Makam palsu ini awalnya berjumlah tiga dan diklaim sebagai makam wali tiga, namun jumlahnya bertambah menjadi delapan makam. Menurut Sekretaris Desa Sawojajar, Abdulloh Alyasa, makam palsu tersebut didirikan oleh sekelompok jamaah dari luar desa tanpa izin atau konfirmasi kepada pihak desa. Lahan tersebut merupakan aset desa yang sebelumnya digunakan sebagai kandang kerbau dan kandang bebek. “Kami tidak mengetahui keberadaan kelompok jamaah ini sebelumnya,” ungkap Abdulloh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan dan Dugaan

Saat pembongkaran, ditemukan sisa pembakaran dan material makam yang berserakan. Selain itu, sebuah sumur dan papan untuk tempat istirahat juga ditemukan di lokasi. Kelompok jamaah yang membangun makam tersebut mengaku mendapat wangsit bahwa di tempat tersebut pernah berdiri makam aulia. Namun, kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang praktik keagamaan yang tidak biasa dan berpotensi menyesatkan masyarakat. “Kami khawatir ini dapat merusak akidah dan kepercayaan masyarakat,” kata Kiai Ahmad, tokoh agama di Desa Sawojajar.

Dampak dan Reaksi

Kasus makam palsu ini juga menimbulkan dugaan bisnis berkedok ziarah, seperti kasus serupa di Cianjur yang menimbulkan keresahan di kalangan warga. Pembongkaran makam palsu juga terjadi di Ngawi, Jawa Timur, dan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, dengan kasus serupa yang melibatkan makam palsu tanpa dasar sejarah atau spiritual yang jelas. “Kami akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat,” kata Kapolres Brebes, AKBP

Tokoh masyarakat Desa Sawojajar, Bapak Sutrisno, menyambut baik pembongkaran makam palsu tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada warga desa dan aparat keamanan yang telah mengambil tindakan cepat dan tepat dalam kasus ini,” ujarnya. Sementara itu, warga Desa Sawojajar, Ibu Sri, berharap agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di desa mereka. “Kami hanya ingin hidup tenang dan damai,” katanya.

Pesan dari Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Sawojajar mengimbau kepada seluruh warga desa untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. “Kami akan terus memantau situasi dan melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kasus serupa,” kata Abdulloh Alyasa. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari praktik-praktik yang berpotensi merugikan dan menyesatkan.

Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi dan klarifikasi informasi sebelum menyebarkan berita, serta perlunya penindakan terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat. Dengan kerja sama antara warga desa, perangkat desa, dan aparat keamanan, diharapkan kasus seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending
Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah
Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi
Pemeriksaan Ketat Lapas Banyuwangi Bongkar Modua Penyelundupan Sabu di Area Sensitif Pengunjung Wanita
Diduga Langgar Aturan Mendahului, Bus AKAS Asri Alami Kecelakaan Beruntun dengan Dua Dump Truck di Probolinggo
Balap Liar di Simpang Lima Banyuwangi Dibubarkan Polisi, Empat Motor Spek Balap Disita

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:47 WIB

Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi

Berita Terbaru