Kurikulum Berbasis Cinta Hadir di Situbondo: Sinergi PGM Jatim dan DPRD Wujudkan Pendidikan Madrasah Bermutu Berkarakter

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Situbondo – Menjawab tantangan dinamika pendidikan modern sekaligus memastikan para pendidik senantiasa selaras dengan pembaruan sistem pembelajaran, Pimpinan Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Jawa Timur resmi menggelar sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Acara yang sarat nilai keislaman dan pendidikan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Aula Hotel Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Senin (25/5/2026).

Kegiatan ini merupakan buah dari sinergi strategis antara PGM Indonesia dengan Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata dukungan organisasi profesi dan unsur legislatif daerah dalam berjuang bersama memajukan kualitas dunia pendidikan madrasah, khususnya di wilayah Situbondo.

Turut hadir memeriahkan dan membuka kegiatan penting tersebut, Ketua PW PGM Indonesia Jawa Timur, Hudri, S.Ag, M.PdI.; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kabupaten Situbondo, Dr. H. Moh. Faris, S.Ag, M.Pd.I.; Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hj. Zainiyah, S.Pd.; serta narasumber ahli yang juga merupakan Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, H. Dedy Endar Dafrianto, M.M.Pd. Tidak kalah semangat, sebanyak 150 guru madrasah yang tergabung dalam PGM Indonesia Kabupaten Situbondo hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga tuntas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua PW PGM Indonesia Jawa Timur, Hudri, S.Ag, M.PdI., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan kualitas pendidik adalah kunci utama dalam melahirkan generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan karakter. Menurutnya, guru adalah ujung tombak pendidikan yang wajib terus belajar dan beradaptasi mengikuti perkembangan kurikulum serta kebutuhan zaman.

“Guru madrasah harus senantiasa selaras dengan pembaruan kurikulum terbaru. Kurikulum Berbasis Cinta atau KBC ini hadir sebagai pendekatan istimewa, yang tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, namun juga menanamkan nilai-nilai kasih sayang, kelembutan, serta keteladanan dalam setiap proses pembelajaran. Inilah yang menjadi ciri khas sekaligus kekuatan utama pendidikan madrasah kita,” tegas Hudri.

Senada dengan hal itu, Kepala Seksi Pendma Kabupaten Situbondo, Dr. H. Moh. Faris, menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah strategis dan perjuangan besar yang dilakukan PGM Indonesia. Ia menilai organisasi ini telah berperan signifikan dalam memperjuangkan nasib, meningkatkan kualitas, hingga kesejahteraan para pendidik di lingkungan madrasah.

Di awal sambutannya, Dr. H. Moh. Faris menyisipkan pesan kiasan yang memotivasi seluruh peserta. “Sebelum kita mulai, saya ingin berbagi pesan bermakna: ingatlah selalu ‘Telkomsel’, yang saya maknai sebagai Teruslah Lakukan Komunikasi Selalu. Semoga tali silaturahmi dan kerja sama ini terus terjalin erat. Maka dengan mengucap Bismillah, kegiatan sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya penuh semangat.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hj. Zainiyah, S.Pd., mengaku sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan bernilai tinggi ini. Ia menaruh harapan besar agar semangat cinta yang diusung dalam kurikulum ini mampu menciptakan hubungan harmonis di berbagai lapisan masyarakat.

“Harapan kami, melalui sosialisasi KBC ini, Kementerian Agama semakin mencintai jajarannya, para guru semakin mencintai anak didiknya saat menyampaikan materi pembelajaran, dan masyarakat pun semakin mencintai wakil rakyatnya. Lakukanlah segala sesuatu dengan rasa cinta, apa pun profesinya. Sebab, apabila dikerjakan dengan dasar kasih sayang, segala hal akan terasa nikmat dan membawa keberkahan. Berikanlah keteladanan terbaik bagi anak-anak didik kita, terlebih lagi di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan era digital saat ini,” pesan Hj. Zainiyah yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Setelah sesi sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi utama sosialisasi KBC yang dipandu langsung oleh narasumber ahli, H. Dedy Endar Dafrianto, M.M.Pd. Sebagai pengawas madrasah muda yang berkompeten, ia mengemas materi secara mendalam, sistematis, namun tetap interaktif dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Sepanjang sesi pemaparan dan diskusi, terlihat jelas antusiasme tinggi dari 150 guru yang hadir. Mereka aktif bertukar pikiran dan mencatat setiap poin penting, berharap wawasan serta keterampilan baru yang didapatkan dapat segera diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Tujuannya tunggal: menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, bermakna, serta mampu menyentuh hati dan membentuk karakter mulia para peserta didik.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata langkah strategis PGM Indonesia dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan. Melalui kegiatan ini, peran madrasah semakin diperkuat sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi akademik, sekaligus kokoh dalam menanamkan nilai-nilai keislaman. Diharapkan, semangat belajar dan berinovasi yang ditunjukkan para guru di Situbondo dapat menjadi teladan bagi daerah lain, demi terwujudnya peningkatan kualitas pendidikan madrasah yang berkelanjutan.

Reporter: dyt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPLS Ramah SMKN 6 Penerbangan Tangerang Bentuk Siswa Berkarakter dan Berintegritas
MPLS Ramah SMKN 6 Penerbangan Tangerang Bentuk Siswa Berkarakter dan Berintegritas
Empat Hari Dampingi MPLS, Yonkes 2 Kostrad Tanamkan Disiplin, Pola Hidup Sehat, dan Semangat Kebangsaan
SMAN 4 Tangerang Gelar MPLS Ramah, Bangun Integritas dan Budaya Positif Sejak Hari Pertama
Wali Kota Probolinggo Sidak MPLS di Dua Sekolah, Tekankan Tidak Ada Perpeloncoan dan Bullying
Bunda PAUD Kota Probolinggo Kenalkan Jaran Bodag kepada Murid Baru TK Lewat Dongeng dan Tari
Awali Tahun Ajaran Baru, MAN 1 Banyuwangi Tanamkan Semangat Anti Narkoba kepada Ratusan Murid Baru
Unair Terjunkan 210 Mahasiswa KKN, Dukung Pembangunan dan Pemberdayaan Banyuwangi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:39 WIB

MPLS Ramah SMKN 6 Penerbangan Tangerang Bentuk Siswa Berkarakter dan Berintegritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:36 WIB

MPLS Ramah SMKN 6 Penerbangan Tangerang Bentuk Siswa Berkarakter dan Berintegritas

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:31 WIB

Empat Hari Dampingi MPLS, Yonkes 2 Kostrad Tanamkan Disiplin, Pola Hidup Sehat, dan Semangat Kebangsaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:09 WIB

SMAN 4 Tangerang Gelar MPLS Ramah, Bangun Integritas dan Budaya Positif Sejak Hari Pertama

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Probolinggo Sidak MPLS di Dua Sekolah, Tekankan Tidak Ada Perpeloncoan dan Bullying

Berita Terbaru