Keresahan Pemilik Rumah di Kampung Dungushaur: Tindakan Kekerasan oleh Pelaku Berlagak Jagoan Jadi Sorotan

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Pandeglang – Keluarga Badriah, pemilik rumah di Kampung Dungushaur, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, kini terjebak dalam keresahan yang mendalam akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SN. Pelaku, yang dikenal berlagak seperti jagoan, diduga melakukan dugaan kekerasan terhadap salah satu warga setempat, Rusdi, di kediaman mereka, Senin (22/12/2025).

Insiden yang terjadi beberapa waktu lalu ini mengundang perhatian masyarakat sekitar, terutama melihat tindakan SN yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menciptakan rasa ketidaknyamanan di lingkungan rumah Badriah.

“Kami merasa sangat resah. Kehadiran pelaku di rumah kami membuat suasana menjadi tidak aman. Belum lagi, tindakan kekerasan yang ia lakukan kepada Rusdi membuat kami semakin khawatir,” ungkap Kasman keluarga Badriah, pemilik rumah yang menjadi saksi dalam kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, ini bukanlah kali pertama pelaku beraksi, berdasarkan informasi yang diterima redaksi, SN telah dua kali melakukan hal serupa terhadap orang yang berbeda. Tindakan kekerasan ini semakin memperkuat rasa kekesalan di kalangan warga sekitar yang merasa terancam oleh tindakan SN yang semakin berani.

“Kami sudah tidak bisa diam lagi. Fenomena premanisme seperti ini harus ditindak tegas. Ini sudah bukan masalah pribadi, tetapi sudah menjadi masalah bersama yang mengganggu ketertiban lingkungan,” kata Kasman.

Sebagai bentuk respons terhadap situasi yang semakin memprihatinkan, Kasman selaku keluarga Badriah telah bersama dengan korban saudara Rusdi telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kami berharap hukum dapat ditegakkan demi menciptakan rasa aman bagi kami dan warga lainnya. Kami tidak ingin merasa terancam terus-menerus,” ujarnya.

Kejadian ini adalah pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kesadaran dan perhatian terhadap keamanan lingkungan. Diharapkan, dengan penegakan hukum yang tegas, kejadian serupa tidak akan terulang dan masyarakat bisa kembali merasa aman dan nyaman di rumah masing-masing.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Polres Jember Ringkus Pelaku Perampokan Toko Emas Murni Berhasil di Banyuwangi
Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Lumajang Ungkap 8 Kasus dan Amankan 7 Tersangka
Jejak Digital Bongkar Curanmor Kalibaru, Terduga Joki Diamankan di Bali
Kasus Pencurian Tas Berisi Uang 9 Juta Berakhir Damai, LBH GP Ansor Dampingi Proses Restorative Justice
Rp 1,2 Juta Telah Terpakai, Kurir Shopee di Probolinggo Akui Ambil Tas Berisi Rp 9 Juta
NMAX Raib Saat Korban Belanja, Polisi Tangkap Perangkat Desa dan Buru Rekannya
Teriakan Keadilan Riskiana: Korban Dugaan Pengeroyokan Keluarga Kades Sukosari Lumajang, Mata Luka & Laporan di Polres Jalan di Tempat?
MENGUAK 7 CELAH KOMITE SEKOLAH JADI BEMPER PUNGLI, MODUS KLASIK YANG DIDUGA TERJADI DI SMAN 1 LUMAJANG

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:39 WIB

Satreskrim Polres Jember Ringkus Pelaku Perampokan Toko Emas Murni Berhasil di Banyuwangi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Operasi Sikat Semeru 2026, Polres Lumajang Ungkap 8 Kasus dan Amankan 7 Tersangka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Jejak Digital Bongkar Curanmor Kalibaru, Terduga Joki Diamankan di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Kasus Pencurian Tas Berisi Uang 9 Juta Berakhir Damai, LBH GP Ansor Dampingi Proses Restorative Justice

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Rp 1,2 Juta Telah Terpakai, Kurir Shopee di Probolinggo Akui Ambil Tas Berisi Rp 9 Juta

Berita Terbaru