Imigrasi Ngurah Rai Jamin Layanan tetap Optimal di Tengah Kebijakan WFA Pasca Libur Nyepi dan Idul Fitri

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com (Badung,Bali) (25/3/2025) Kantor Imigrasi Ngurah Rai memastikan bahwa kualitas pelayanan kemigrasian bagi masyarakat di Bali baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) tidak akan mengalami penurunan. Kepastian ini
disampaikan menyusul diterapkannya kebijakan Work From Anywhere (WFA) usai momen libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

Meski terdapat penyesuaian sistem kerja bagi para pegawai, seluruh layanan
keimigrasian di Kantor Imigrasi Ngurah Rai tetap berjalan dengan normal dan lancar.

Layanan tersebut mencakup permohonan maupun penggantian paspor, serta pengurusan perpanjangan Izin Tinggal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pelayanan di kantor, kelancaran mobilitas di pintu gerbang internasional juga menjadi prioritas utama. Aktivitas pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dipastikan tetap beroperasi secara penuh selama 24/7. Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan penumpang yang keluar-masuk Pulau Dewata.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menegaskan bahwa penerapan sistem kerja ini tidak akan mengurangi fungsi pengawasan dari jajarannya.

“Tidak hanya berfokus pada sektor pelayanan publik, kami juga menegaskan bahwa fungsi keamanan dan penegakan hukum sama sekali tidak mengendur. Pengawasan terhadap aktivitas dan keberadaan orang asing tetap dilakukan secara rutin di
wilayah kerja kami, yakni di Kecamatan Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan,” ujarnya.

“Dengan demikian, penerapan WFA pasca-libur ini dipastikan berjalan seimbang, di mana pelayanan publik tetap prima sekaligus ketertiban dan keamanan wilayah tetap terjaga dengan baik,” tambah Bugie.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, turut memberikan penguatan atas komitmen jajaran imigrasi di Bali. Felucia menekankan bahwa kebijakan penyesuaian kerja ini telah melalui mitigasi risiko yang matang agar tidak menghambat kepentingan publik maupun keamanan negara.

“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran di bawah Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, untuk memastikan bahwa sistem WFA tidak menjadi penghalang dalam memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Bali sebagai etalase pariwisata dunia menuntut kesiapsiagaan tanpa henti. Oleh karena itu, digitalisasi layanan tetap didukung dengan kehadiran fisik petugas pada titik-titik krusial seperti Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” tegas Felucia.

Lebih lanjut, Felucia menambahkan bahwa pengawasan administratif maupun
lapangan tetap terpantau secara terintegrasi melalui sistem informasi keimigrasian yang ada.

“Integritas dan profesionalisme pegawai tetap menjadi tolok ukur utama, baik mereka bekerja dari kantor maupun dari lokasi lain. Sistem pengawasan kami tetap beroperasi secara penuh melalui integrasi data dan pemantauan lapangan yang intensif, guna memastikan ketertiban keimigrasian di Bali tetap terjaga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan kebijakan WFA ini berlangsung pada tanggal 16-17 dan 25-27 Maret 2026. Imigrasi Ngurah Rai berkomitmen penuh untuk tetap
memberikan pelayanan keimigrasian terbaik kepada masyarakat tanpa mengesampingkan aspek penegakan hukum, meskipun terdapat penyesuaian
<span;>sistem kerja.(don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Program Jaminan Sosial Gubernur Koster Bagi Rohaniawan
Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali
Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah
Gubernur Koster Aktif Dorong Pembangunan Bali Berkelanjutan Berbasis Budaya
Bali Komit Wujudkan Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing
Gubernur Koster Sebut PLTS Jadi Andalan Menuju Net Zero Emission 2045
Gubernur Koster Tinjau Progress Pembangunan SR Terintegrasi 3 Provinsi Bali 
Info Bali Terkait Penutupan PKB 2026 dan Peluncuran Tema PKB 2027

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:49 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Program Jaminan Sosial Gubernur Koster Bagi Rohaniawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali

Senin, 20 Juli 2026 - 05:34 WIB

Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:29 WIB

Gubernur Koster Aktif Dorong Pembangunan Bali Berkelanjutan Berbasis Budaya

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:25 WIB

Bali Komit Wujudkan Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing

Berita Terbaru