Harganas Ke-33, Kalapas Banyuwangi Ketuk Hati Warga Binaan untuk Tetap Jadi Figur Ayah yang Hebat

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi berlangsung dengan khidmat sekaligus penuh keharuan. Mengambil tempat di Lapangan Blok Griya Blambangan, upacara peringatan yang diikuti oleh jajaran petugas dan perwakilan warga binaan ini menjadi momentum refleksi mendalam mengenai pentingnya ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

Dalam upacara tersebut, Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Melalui amanat tersebut, ditekankan bahwa keluarga merupakan hulu dari semua kebijakan publik dan kesuksesan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari Keluarga Nasional bukan sekadar baris tanggal di kalender tahunan yang kita peringati dengan berbagai seremonial. Lebih dari itu, hari ini adalah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali ke dalam rumah kita masing-masing,” ujar Solichin saat membacakan amanat menteri, Senin (29/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amanat tersebut juga menyoroti era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang membawa disrupsi teknologi digital ke ruang-ruang keluarga melalui gawai, hingga memicu berbagai patologi sosial seperti kenakalan remaja, narkoba, dan kekerasan. Salah satu poin krusial yang digarisbawahi adalah ancaman fenomena ‘fatherless country’, di mana sosok ayah absen secara psikologis dan spiritual dalam pengasuhan anak.

Merespons pesan mendalam tersebut, Kalapas Banyuwangi Solichin secara khusus mengetuk hati para warga binaan yang sebagian besar merupakan kepala keluarga. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik di dalam Lapas bukan menjadi alasan untuk memutus kedekatan emosional dengan anak dan istri di rumah.

“Saya ingin mengetuk hati saudara-saudara sekalian. Berada di sini (Lapas) adalah ruang bagi kita untuk mengoreksi diri. Secara fisik, kalian memang terpisah jarak, namun secara psikologis dan spiritual, jangan pernah absen dari kehidupan anak-anakmu. Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh tanpa figur ayah,” tegas Solichin di hadapan para warga binaan.

Solichin menambahkan, program pembinaan yang diberikan di Lapas Banyuwangi baik pembinaan kepribadian berbasis keagamaan maupun pelatihan kemandirian merupakan modal utama bagi warga binaan untuk bertransformasi. Ia berharap, setelah menyelesaikan masa pidana, warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai sosok ayah yang bertanggung jawab dan mampu menjadi benteng pelindung bagi keluarganya.

“Gunakan sisa waktu di sini untuk belajar, memperbaiki ibadah, dan mengasah keterampilan. Ketika bebas nanti, buktikan kepada anak dan istri bahwa kalian telah berubah menjadi figur ayah yang hebat, yang siap menafkahi dengan cara yang halal dan siap menuntun mereka menghadapi kerasnya tantangan zaman,” imbuhnya.(kevin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKDM Desa Sumur Bandung Gelar Rapat Koordinasi Bahas Kondisi Keamanan Wilayah
Pembangunan Kantor Desa Perahu Diduga Mangkrak, Ketiadaan Papan Informasi Proyek Jadi Sorotan Warga
LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Koordinasi Pendampingan Warga Sidodadi dan Wongsorejo
Amankan Proyek Perluasan 25 Hektar, PT Gradya Murni Utama Eksekusi Lahan Sengketa di Cisoka Meski Sempat Memanas
Gerakan Pangan Murah Polres Tapteng Ringankan Beban Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Lapas Banyuwangi dan BNNK Perkuat Koordinasi Pencegahan Narkoba
Gema Pajak Brebes Diluncurkan, Perkuat PAD untuk Percepatan Pembangunan
Harganas ke-33 di Brebes: Wabup Wurja Tegaskan Ayah Wajib Hadir, Puluhan Penggerak Keluarga Berkualitas Diganjar Penghargaan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:22 WIB

FKDM Desa Sumur Bandung Gelar Rapat Koordinasi Bahas Kondisi Keamanan Wilayah

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:20 WIB

Pembangunan Kantor Desa Perahu Diduga Mangkrak, Ketiadaan Papan Informasi Proyek Jadi Sorotan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:33 WIB

Amankan Proyek Perluasan 25 Hektar, PT Gradya Murni Utama Eksekusi Lahan Sengketa di Cisoka Meski Sempat Memanas

Rabu, 1 Juli 2026 - 04:41 WIB

Gerakan Pangan Murah Polres Tapteng Ringankan Beban Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:07 WIB

Harganas Ke-33, Kalapas Banyuwangi Ketuk Hati Warga Binaan untuk Tetap Jadi Figur Ayah yang Hebat

Berita Terbaru