Usai Supercross Lanjut Kejurnas, Sirkuit BMX Banyuwangi Bawa Berkah Bagi Ekonomi Warga

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANG – Sirkuit BMX Banyuwangi membawa berkah bagi ekonomi warga lokal Banyuwang. Usai gelaran Banyuwangi BMX Supercross, yang baru saja usai digelar, 27-28 Juni, Indonesia Cyxling Federation (ICF) menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX, Sabtu-Minggu (4-5 Juli), 

 

Kejuaraan yang akan diikuti para atlet BMX dari berbagai daerah di Indonesia ini, membuat perputaran ekonomi warga lokal berlanjut. Banyak pembalap yang mengikuti Supercross, memilih untuk menambah waktu stay mereka di Banyuwangi, sambil menunggu Kejurnas yang juga akan digelar di sirkuit berstandart Olimpiade tersebut. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Banyak pembalap yang mengikuti Supercross, tinggal di Banyuwangi untuk mengikuti Kejurnas. Ini menjadi perputaran ekonomi bagi warga lokal,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk. 

 

Sebelumnya Banyuwangi BMX Suoercross diikuti 343 peserta dari berbagai provinsi di Indoesia serta mancanegara. Mereka semua membawa rombongan tim official, hingga keluarga yang mendampingi selama acara. Bahkan diantaranya banyak yang datang jauh hari sebelum kompetisi dimulai untuk berlatih intensif. Warga sekitar turut mendapatkan manfaat ekonomi dari keberadaan mereka.

 

“Kejurnas juga akan diikuti oleh ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia. Ini juga akan menjadi perputaran ekonomi bagi warga lokal,” tambah Jadi. 

 

Salah satu warga Yuli (50), pemiliki warung makanan dan minuman yang berada di pinggir jalan masuk menuju sirkuit bersyukur kembali digelar kejuaraan. . 

 

Yuli menceritakan sebelum ada sirkuit BMX, area tempat tinggalnya merupakan tanah persil perkebunan yang sangat sepi. Namun sejak ada sirkuit dan sering digelar kompetisi, wilayahnya menjadi ramai. Warga pun memanfaatkannya dengan membuka aneka usaha.

 

“Dulu disini sepi, tapi sejak ada sirkuit jadi ramai, warga disini semuanya bersyukur ada sirkuit karena mereka jadi bisa buka usaha. Apalagi kalau ada lomba seperti sekarang warung saya tambah ramai, omset naik drastis,” ujar Yuli.

 

Tidak hanya mendapat penghasilan dari membuka warung makanan dan minuman, Yuli juga sampai membangun rumah untuk disewakan sebagai tempat tinggal peserta kompetisi BMX, karena banyak permintaan. Seperti sekarang rumahnya disewa selama sepuluh hari oleh tim dari luar daerah. 

 

“Alhamdulillah penghasilannya jadi double kalau ada lomba di sirkuit dari warung dan penyewaan rumah. Harapan saya bisa sering diadakan lomba disini,” ujar Yuli.

 

Warga lainnya Tumini, yang rumahnya berada persis di samping sirkuit membuka usaha warung, penyewaan kendaraan, dan toilet umum.

 

Dia bersyukur di desanya dibangun sirkuit BMX berstandar internasional, yang kerap dijadikan venue kompetisi bergengsi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

 

“Sirkuit BMX ini sangat menguntungkan. Karena sering ada lomba, kami ikut kecipratan rezeki dengan berjualan makanan, menyewakan kendaraan, dan toilet umum,” ujarnya.

 

Hal yang sama diutarakan Dewi yang menjadi pedagang makanan dadakan setiap kali ada kegiatan lomba di Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi. Bahkan, dia mengaku bisa berjualan sejak seminggu sebelum lomba digelar karena biasanya para atlet sudah banyak yang berdatangan untuk berlatih di sirkuit.

 

“Senang banget. Setiap ada lomba, kami bisa berjualan. Bisa menambah penghasilan keluarga. Kami inginnya sering-sering ada lomba” ujarnya. (Kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru