Festival Segoro Topeng Kaliwungu Libatkan 500 Penari Muda, Bupati Lumajang: Menjadi Investasi Pelestarian Budaya Lumajang

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM |Lumajang – Pelestarian budaya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya festival yang digelar, tetapi juga oleh lahirnya generasi muda yang mengenal, mencintai, dan mampu mewariskan seni tradisi kepada generasi berikutnya. Semangat itulah yang ditunjukkan melalui keterlibatan 500 penari muda dalam puncak Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026 di Pantai Watu Pecak Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (28/6/2026).

Sebanyak 500 penari tersebut merupakan hasil seleksi dari sekitar 1.100 peserta yang berasal dari 114 sekolah dan 29 sanggar tari di Kabupaten Lumajang. Setelah melalui proses kurasi dan pembinaan, mereka tampil dalam pertunjukan kolosal yang mengangkat kekayaan budaya daerah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan keterlibatan ratusan pelajar dan generasi muda menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan seni budaya daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui festival atau pertunjukan. Yang paling penting adalah menanamkan rasa memiliki kepada generasi muda. Ketika mereka memahami makna budaya daerahnya, di situlah warisan budaya akan terus hidup,” ujar Bunda Indah.

Menurutnya, proses latihan yang dijalani para peserta bukan sekadar mempersiapkan pertunjukan, tetapi juga membentuk karakter melalui kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

Keikutsertaan sekolah, sanggar tari, seniman, guru, dan orang tua menunjukkan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk memastikan regenerasi pelaku seni terus berlangsung di Kabupaten Lumajang.

Selain menghasilkan pertunjukan berkualitas, pembinaan yang dilakukan juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, filosofi, dan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semakin banyak generasi muda tumbuh sebagai pelestari budaya sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan seni tradisi Lumajang kepada masyarakat yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pohon Tumbang di Area Makam Apakah Masuk Kategori Bencana? Begini Penjelasan Praktisi PB, Eko Yudha H.M
Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Jusepta Kades Bojongloa : Setiap Musrembang Dari Tahun 2022 Sudah Di Ajukan Tapi Belum Aja Terealisasi
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau
Aksi Humanis Polres Bondowoso, Berbagi Air Minum Gratis untuk Warga Antre di SPBU
Gubernur Koster Jelaskan Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 dan 2027
Dukung Kelancaran Pelayanan, BPN Badung Gelar Pelatihan Penggunaan APAR
Jalan Rusak Di Kp Cipari Cisoka Sudah kami Sampaikan Pada Bupati Dan Wakil Bupati Tangerang Dan sudah Terbalaskan, Ini Kata Wahyu Nugraha Sekretaris DPD Partai Golkar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

Pohon Tumbang di Area Makam Apakah Masuk Kategori Bencana? Begini Penjelasan Praktisi PB, Eko Yudha H.M

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 12:57 WIB

Jusepta Kades Bojongloa : Setiap Musrembang Dari Tahun 2022 Sudah Di Ajukan Tapi Belum Aja Terealisasi

Selasa, 8 September 2026 - 12:44 WIB

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Selasa, 8 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Koster Jelaskan Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 dan 2027

Berita Terbaru