Gubernur Koster Jabarkan Tata Kelola Pariwisata Bermartabat dan Berkualitas

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dubes Amerika Rencana Pembukaan Kantor Konsulat Amerika Serikat di Bali

Garudaxpose.com | Denpasar Bali — Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima kunjungan resmi Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter Mark Haymond, dan dalam pertemuan tersebut, Dubes Haymond menyampaikan rencana pembukaan kantor konsulat Amerika Serikat di Bali guna meningkatkan layanan bagi warga negara Amerika yang berada di Pulau Dewata.  Ia mengungkapkan, sekitar 270 ribu warga Amerika tercatat berkunjung ke Bali tahun lalu, dan 80 persen wisatawan Amerika yang datang ke Indonesia memilih Bali sebagai destinasi utama, di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (24/2).

Untuk itu, pihaknya juga merekrut personel tambahan guna membantu pelayanan, termasuk penanganan kasus darurat seperti kecelakaan yang melibatkan warganya. Dubes Haymond menegaskan mayoritas warga Amerika yang berkunjung ke Bali merupakan wisatawan yang patuh hukum dan berkualitas.  Namun demikian, ia mengakui adanya tantangan global berupa kejahatan penipuan (scam) yang kini marak terjadi di berbagai negara Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan sejumlah negara seperti Thailand, Laos, Myanmar, dan Kamboja yang menjadi pusat penipuan lintas negara, dengan dampak kerugian besar, termasuk bagi warga Amerika yang pada tahun lalu mengalami kerugian hingga 10 miliar dolar AS akibat scam.  Menurutnya, Indonesia juga menghadapi ancaman serupa, termasuk kasus pusat penipuan yang menyasar negara berbahasa Indonesia. Karena itu, Pemerintah Amerika Serikat terus memperkuat kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk memberantas kejahatan tersebut, terutama di kawasan destinasi wisata.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kerja sama Pemerintah Amerika Serikat. Ia menilai peningkatan kunjungan wisatawan Amerika ke Bali setiap tahun, yang pada 2025 menempati peringkat ketujuh terbanyak, tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Amerika Serikat.  “Sebagai Gubernur, saya berkepentingan menjaga hubungan baik ini demi kepentingan rakyat Bali,” ujarnya.

Gubernur Koster memaparkan bahwa Bali merupakan pulau kecil dengan luas hanya sekitar 0,1 persen dari wilayah Indonesia dan jumlah penduduk sekitar 4,4 juta jiwa atau 1,6 persen dari total penduduk nasional. Meski kecil, Bali dianugerahi kebudayaan unik yang tumbuh kuat di 1.500 desa adat.

Tradisi, kearifan lokal, dan ritual keagamaan yang hidup di tengah masyarakat menjadi daya tarik utama yang menjadikan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Pada tahun 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,1 juta orang tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali. Ia menegaskan, sektor pariwisata menopang sekitar 66 persen perekonomian Bali. Saat pandemi Covid-19, ketika pariwisata terpuruk, ekonomi Bali terkontraksi hingga minus 9,3 %.

Namun kini Bali telah bangkit dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,82% tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan berada di peringkat kelima nasional. Pendapatan per kapita Bali tercatat sebesar Rp 72,66 juta, dengan tingkat kemiskinan 1,45%, termasuk yang terendah di Indonesia. Meski demikian, Gubernur Koster mengakui keberhasilan Bali sebagai destinasi dunia juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari persoalan sampah, kemacetan, keamanan, wisatawan asing bermasalah, hingga kasus narkotika, prostitusi, alih fungsi, dan kepemilikan lahan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali sementara menjalankan arah pembangunan Bali 100 tahun ke depan dengan menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama, termasuk melalui penguatan desa adat.

Selain itu, Pemprov Bali tengah mengembangkan pengolahan sampah berbasis energi listrik, membangun infrastruktur besar-besaran dalam lima tahun ke depan untuk mengatasi kemacetan, serta mengembangkan transportasi modern yang ramah lingkungan.

Pemerintah juga menyiapkan regulasi tata kelola pariwisata berkualitas guna mengendalikan jumlah wisatawan asing dan memastikan yang datang adalah wisatawan berkualitas serta menghormati budaya Bali. Kebijakan pungutan wisatawan asing sebesar Rp150 ribu setiap kunjungan juga diterapkan sebagai bentuk kontribusi langsung bagi pelestarian alam dan budaya Bali. “Ke depan, pariwisata Bali akan kami tata dengan arah yang semakin kuat agar dijalankan secara berkualitas, bermartabat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah dan masyarakat Bali,” tegas Gubernur Koster.(Mul/Gustra)


Terima Kunjungan DPRD Gunung Mas, Putri Koster Promosikan Kerajinan Bali

Garudaxpose.com | Denpasar Bali — Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, menerima kunjungan kaji tiru Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan dalam pertemuan tersebut, istri Gubernur Bali memperkenalkan perkembangan kerajinan lokal Bali yang telah menembus pasar nasional hingga internasional. Menurutnya, sektor UMKM terbukti menjadi penopang ekonomi Bali saat pandemi Covid-19 menyebabkan sektor pariwisata terpuruk. “Kami terus mendorong perajin Bali menghasilkan karya berkualitas berbasis bahan baku lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Putri Koster, di Gedung Ksirarnawa, Denpasar, Selasa (24/2).

Ia menambahkan, penggunaan kain tenun tradisional endek menjadi salah satu strategi meningkatkan nilai tambah produk kerajinan daerah. Kunjungan berlangsung di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar yang selama ini menjadi pusat kegiatan seni dan pameran kerajinan, termasuk pameran IKM Bali Bangkit untuk mendukung promosi produk UMKM. Pada periode kedua kepemimpinan Gubernur Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta, fasilitas tersebut dioptimalkan guna memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas, Herbert Y. Asin, mengatakan kunjungan ini bertujuan mempelajari pola pembinaan perajin dan strategi pemasaran produk kerajinan agar dapat diterapkan di daerahnya. Pihaknya berharap potensi kerajinan berbahan kayu khas Kalimantan Tengah dapat memiliki daya saing yang lebih luas. (Tutt/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke “TUMPAK SEWU” Tembus 600 hingga 700 Orang Per Hari, Dongkrak Pajak Daerah Tembus Rp240 Juta Per Bulan
Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif
Gubernur Koster Tegaskan Soal Perayaan Rahina Tumpek Landep 
Gubernur Koster Sebut PLN Bali Akan Kelola Penuh PLTS Bangli dan Karangasem
Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
Polisi dan TNI Pantau Wisatawan di Dasar Tumpak Sewu, Antisipasi Pungli
Gubernur Koster Bersama Danrem Lepas Bantuan Logistik Sekitar 9 Truck

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 02:06 WIB

Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak

Sabtu, 5 September 2026 - 07:04 WIB

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke “TUMPAK SEWU” Tembus 600 hingga 700 Orang Per Hari, Dongkrak Pajak Daerah Tembus Rp240 Juta Per Bulan

Jumat, 4 September 2026 - 04:52 WIB

Info Bali Terkait Kader Posyandu dan IKM Bali Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 05:55 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Soal Perayaan Rahina Tumpek Landep 

Rabu, 2 September 2026 - 14:19 WIB

Gubernur Koster Sebut PLN Bali Akan Kelola Penuh PLTS Bangli dan Karangasem

Berita Terbaru