Gerindra Kabupaten Brebes, Lawan Narasi Budi Arie Soal Prabowo Tak Sampai 2029

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Keterangan: Ketua DPC Wurja: Itu Hasutan dan Melawan Konstitusi, Rakyat Butuh Kepastian Harga Pangan Bukan Ramalan Politik

BREBES, GarudaXpose.com – Kegaduhan politik yang dipicu pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi soal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak akan bertahan hingga 2029, mendapat perlawanan keras dari Brebes.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Brebes, Wurja, SE, secara terbuka menyatakan menolak dan melawan narasi tersebut. Ia menilai pernyataan Budi Arie yang viral di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu bukan sekadar spekulasi, melainkan manuver berbahaya yang melukai konstitusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sangat menyayangkan statemen Budi Arie yang viral di sebelah Pak Jokowi. Ini menimbulkan kegaduhan politik, karena secara konstitusional periode pemilu itu lima tahun. Itu sudah final,” tegas Wurja.

Seperti diketahui, dalam video yang beredar luas di TikTok, Budi Arie menyebut instingnya mengatakan pemerintahan Prabowo bisa tidak sampai 2029 dengan mengaitkan pada “patahan sejarah” seperti 1998 dan “percepatan sejarah”. Pernyataan itu langsung memicu kecaman dari relawan Prabowo hingga pengurus Gerindra di daerah.

Wurja menegaskan, masa jabatan presiden telah diatur tegas dalam UUD 1945. Membangun opini publik seolah akan ada percepatan pemilu atau pergantian kekuasaan di tengah jalan adalah bentuk pembangkangan terhadap konstitusi dan tidak etis.

“Kalau memang Pak Budi Arie ini berniat membangun narasi seolah pemerintahan Prabowo tidak bertahan hingga 2029, kami tolak keras, kami lawan. Dari sisi organisasi, Gerindra sebagai partai pendukung pemerintah, fokus kita melayani kepentingan masyarakat. Kami tolak orang seperti Budi Arie yang bikin gaduh konstitusi,” tandasnya.

Ia juga menyinggung ironi sikap Projo yang selama ini mengklaim akan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029, namun justru tokohnya sendiri yang menebar ketidakpastian.

“Fokus pemerintahan Prabowo adalah kerja untuk masyarakat, bukan fokus pemilu. Seharusnya semua elemen pendukung membantu menciptakan stabilitas, bukan sibuk dengan spekulasi politik yang tidak ada data dan indikatornya,” jelasnya.

Menurut Wurja, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka baru memulai kerja besar menata ekonomi, mengejar swasembada pangan, dan menjaga stabilitas nasional. Dinamika politik boleh dinamis, tapi jangan sampai menggeser perhatian dari agenda pembangunan.

Di akhir pernyataannya, Wurja mengajak masyarakat Brebes dan Indonesia agar tidak mudah terprovokasi isu yang sengaja dibikin gaduh.

“Yang paling penting sekarang itu harga gabah, harga jagung, harga sapi, kambing, sandang, pangan. Itu yang dirasakan langsung oleh rakyat. Ayo masyarakat fokus, jangan terprovokasi hal yang tidak benar dan jangan ikutan,” pungkasnya.

Ia menegaskan DPC Gerindra Brebes akan berada di garda terdepan mengawal konstitusi dan memastikan program kerakyatan Presiden Prabowo sampai ke akar rumput.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Kantongi SK DPP, Asrofi: Jadi Ketua DPC Demokrat Brebes Lewat Tahapan Muscab yang Sah
Reses Apanudin, Aspirasi Warga soal Infrastruktur Jadi Perhatian
Resmi Kantongi SK, Asrofi Nahkodai DPC Demokrat Brebes – Polemik Muscab Dinyatakan Selesai
Komisi II Apresiasi Pemkot Tangerang Upaya Optimalkan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Kiai Sadat di Lumajang: Menjaga Alam Adalah Hifdzun Nafs, Puncak Ibadah Kader Gerindra di HUT Prabowo
Di Senduro, Ketua DPC Gerindra Lumajang Targetkan 13-14 Kursi DPRD 2029, Jatim Tertinggi Survei
Ketum PB Mathla’ul Anwar Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Jenderal Dudung Sebagai Menko Polkam
LSM Laskar NKRI DPW Banten Audiensi ke Kemenhub RI, Soroti Keras Standar Keselamatan Pelayaran Merak-Bakauheni

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Resmi Kantongi SK DPP, Asrofi: Jadi Ketua DPC Demokrat Brebes Lewat Tahapan Muscab yang Sah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Reses Apanudin, Aspirasi Warga soal Infrastruktur Jadi Perhatian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Resmi Kantongi SK, Asrofi Nahkodai DPC Demokrat Brebes – Polemik Muscab Dinyatakan Selesai

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Komisi II Apresiasi Pemkot Tangerang Upaya Optimalkan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Kiai Sadat di Lumajang: Menjaga Alam Adalah Hifdzun Nafs, Puncak Ibadah Kader Gerindra di HUT Prabowo

Berita Terbaru