BREBES,GarudaXpose.com//- Lapangan Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, tumpah ruah oleh ribuan jamaah, Selasa (25/8/2026). Brebes Bersholawat dan Pengajian Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H bersama KH. Anwar Zahid (Abah Anza) dari Bojonegoro berlangsung khidmat dan meriah.
Sejak pukul 13.00 WIB, jamaah yang didominasi ibu-ibu dan rombongan majelis taklim telah memadati lokasi acara. Tausiah baru dimulai sekitar pukul 15.00 WIB, namun antusiasme warga tak surut menunggu kehadiran Abah Anza.
Acara diawali sambutan Bupati Brebes. Bupati menegaskan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maulid Nabi mengingatkan kita bahwa kemuliaan seorang pemimpin dan manusia tumbuh dari akhlaknya. Rasulullah mengajarkan kejujuran, kasih sayang, kesabaran, kepedulian, dan keberanian membela kebenaran,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan akhlak. Ia juga mengajak warga memaknai HUT ke-81 RI sebagai amanah untuk menjaga persatuan dan gotong royong.
Puncak acara adalah tausiah Abah Anza. Dengan gaya khas yang komunikatif, jenaka, namun penuh hikmah, pengasuh Pondok Pesantren Sabilun Naja itu sukses menghidupkan suasana.
Abah Anza mengaitkan makna kemerdekaan dengan Maulid Nabi. Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dirayakan, tapi harus disyukuri dengan memerdekakan jiwa dari sifat buruk dan mengisinya dengan akhlak Rasulullah.
“Kalau mengaku cinta Rasulullah, jangan hanya lisannya yang bersholawat. Akhlaknya juga harus mengikuti akhlak Rasulullah,” tegas Abah Anza yang disambut takbir jamaah.
Ceramah diselingi canda dan dialog interaktif. Dua jamaah, seorang ibu dan anak perempuan berusia sekitar 8 tahun, diajak naik ke panggung. Keduanya mendapat hadiah sarung dari Abah Anza dan uang saku dari Bupati beserta tamu undangan. Momen itu menjadi yang paling meriah.
Memasuki sesi akhir, suasana semakin khidmat. Ribuan jamaah larut dalam lantunan sholawat bersama Abah Anza. Gema sholawat menggema memenuhi Lapangan Desa Karangmalang, berpadu dengan doa dan harapan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi di Karangmalang pun tidak sekadar menjadi pengajian. Di tengah suasana HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat diajak memahami bahwa kemerdekaan dan keteladanan Rasulullah memiliki satu benang merah: menjadi manusia yang menjaga persatuan, mensyukuri nikmat, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama.
Dari Karangmalang, sholawat dan doa dipanjatkan. Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti di lantunan sholawat, tetapi tumbuh menjadi akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dan semoga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dapat terus diisi dengan persatuan, gotong royong, kepedulian, serta karya nyata untuk kemajuan Brebes dan Indonesia.
Acara berlangsung meriah hingga selesai. Jamaah yang sejak siang memadati lapangan tetap antusias mengikuti rangkaian hingga akhir, membawa pulang bukan hanya kenangan dari Brebes Bersholawat, tetapi juga pesan tentang cinta Rasul, syukur kemerdekaan, dan pentingnya menjadi manusia yang berakhlak serta bermanfaat bagi sesama, pungkasnya.***
(4905)










