Gegara Tunggakan SPP Rp500 Ribu, 18 Ijazah Siswa MA di Puger Jember Tertahan Sejak 2020

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jember – Sebanyak 18 ijazah siswa Madrasah Aliyah di Kecamatan Puger, Jember, masih tertahan hingga kini. Penyebabnya klasik: tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP yang belum lunas. Kasus ini sudah berlangsung sejak 2020 dan bikin para lulusan kesulitan melangkah ke jenjang selanjutnya.

Salah satu orang tua siswa berinisial RK membenarkan ijazah anaknya belum bisa diambil usai lulus 2020. Alasannya, ada tunggakan SPP sekitar Rp500 ribu.

“Betul ijazahnya masih ditahan. Bukan cuma punya anak saya, tapi belasan ijazah lain juga. Alasannya karena masih punya tanggungan iuran SPP sebesar Rp500 ribu. Salah satunya memang faktor ekonomi,” kata RK saat dikonfirmasi, Kamis 4/6/2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua RK yang berinisial S mengaku sudah berusaha menebus ijazah itu. Sehari-hari ia kerja serabutan demi melunasi tunggakan.

“Ya pengen saya tebus tapi belum ada rezeki,” ujarnya lirih.

Penahanan ijazah ini berdampak panjang. 18 siswa terdampak tak bisa melamar kerja, ikut pelatihan, apalagi mendaftar beasiswa untuk kuliah. Secara psikologis, kondisi ini juga menggerus semangat dan rasa percaya diri mereka.

Permendikbudristek No. 1 Tahun 2022 sudah menegaskan satuan pendidikan dilarang menahan ijazah peserta didik karena alasan apapun, termasuk tunggakan biaya. Ijazah wajib diberikan paling lama 2 bulan setelah kelulusan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak MA di Puger belum memberikan keterangan resmi terkait kebijakan penahanan ijazah tersebut.

Pewarta: Slamet Raharjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masinton: Jangan Habiskan Energi untuk Konflik Politik, Rakyat Masih Hadapi Dampak Bencana
Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak
ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA
Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait
Kurangi Sampah dari Sumbernya, Banyuwangi Kembangkan Ekosistem Produk Guna Ulang
Helikopter Water Bombing Tiba di Ijen, Pemadaman Karhutla Dilakukan dari Udara
Dari Rekayasa Lalu Lintas hingga Tambahan Kapal, Penanganan Antrean Ketapang Dibahas Lintas Instansi
Semarak Maulid Nabi, Warga Dusun Sumberjati Desa Dasri Gelar Arak-Arakan Meriah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 05:10 WIB

Masinton: Jangan Habiskan Energi untuk Konflik Politik, Rakyat Masih Hadapi Dampak Bencana

Senin, 7 September 2026 - 02:06 WIB

Koster; Pelaksanaan Perayaan Rahina Tumpek Uye Dirayakan Serentak

Senin, 7 September 2026 - 01:28 WIB

ALIANSI PEDULI BANTEN SOROTI KINERJA PEMKAB TANGERANG, TERKAIT JALAN RUSAK SELAMA SEKITAR 20 TAHUN DI KP CIPARI CISOKA, PEMERINTAH KEMANA SAJA

Senin, 7 September 2026 - 01:21 WIB

Jalan Ancur Di Kp Cipari Cisoka, Ini Kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah : Kirim Titik Lokasi Segera Ya, Biar Saya Bantu Usulkan Ke Dinas Terkait

Senin, 7 September 2026 - 00:35 WIB

Kurangi Sampah dari Sumbernya, Banyuwangi Kembangkan Ekosistem Produk Guna Ulang

Berita Terbaru