Ditreskrimsus Polda Sumsel Menetapkan Tiga Tersangka Dalam Kasus Dugaan Penipuan Haji Furoda 

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang, – Penantian selama hampir tujuh bulan lamanya Epen Dalilah (37), warga Banyuasin yang melaporkan kasus dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen terkait pemberangkatan Haji Furoda bodong yang dilakukan agen perjalanan haji PT Selapan Amanah Jaya (SAJ) membuah hasil.

Ini setelah penyidik Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut. Kabar penetapa tiga orang tersangka yang masing-masing berinisial Mt selaku owner PT SAJ dan kedua anaknya itu diungkap oleh kuasa hukum korban dari Jagok Law Office (JLO) Sumsel kemarin (5/2/2026).

“Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan penyidik kami dapatkan informasi ada peningkatan status berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan pada Kamis lalu. Ada penetapan tiga orang tersangka dalam kasus haji Furoda bodong yang dilaporkan oleh klien kami,” ungkap Direktur JLO Sumsel, Prengky Adiatmo SH didampingi Amril ST SH MH dan M Naufal SH dan Epen selaku pelapor kepada awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penetapan ketiga orang tersangka tersebut, Prengki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada penyidik Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Yang telah bekerja keras secara profesional dan transparan dalam menangani perkara ini.
Hal ini terang Prengky diharapkan akan menjadi pembelajaran sekaligus warning bagi pihak-pihak lain untuk tak lagi melakukan praktik yang merugikan khalayak ramai seperti ini, terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji.
“Cukuplah klien kami yang menjadi korban jangan ada lagi korban-korban lainnya. Karena ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sakral yang tak pantas dikotori dengan perbuatan seperti ini,” tegasnya.

Ditambahkannya pula sejak awal kasus ini dilaporkan pihaknya telah membuka ruang perdamaian. Terlebih dengan diterapkannya KUHP baru dalam kasus ini pihaknya membuka ruang perdamaian melalui jalur Restorative Justice (RJ) terhadap ketiga tersangka.

“Tapi RJ akan bisa tercapai apabila memenuhi rasa keadilan bagi klien kami yang paripurna. Tapi jika tidak, kami berharap agar segera melakukan upaya pemanggilan disertai penahanan terhadap ketiga tersangka.
“Dari informasi yang kami terima dua dari tiga tersangka ink berdomisili di luar kota. Jika tak dilakukan penahanan ada kekhawatiran tersangka bakal melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” tegasnya.

Sementara itu, Epen selaku korban tak kuasa menahan rasa haru dan senangnya dengan telah ditetapkannya ketiga orang tersangka dalam kasus ini.
“Akhirnya perjuangan saya mendapatkan keadilan selaku korban dalam kasus ini dikabulkan. Saya berterima kasih sekaligus mendukung penyidik untuk mengusut tuntas kasus ini agar di kemudian hari tak ada lagi korban seperti saya,” imbuh Epen dengan nada bicara lirih seraya menahan isak tangis.(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Preemtif Subsatgas Dikmas Melaksanakan Sosialisasi Melalui Radio Sakti FM Bangli
Polres Bangli Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Agung-2026
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang
Blokade Jalan di Sekitar Jembatan Pajarakan Jadi Sorotan, Penyebab Aksi Masih Ditelusuri
Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2026 di SMPN 1 Jember, Tanamkan Kesadaran Tertib Sejak Dini
Kasat Lantas Polres Jember Pimpin Langsung Himbauan Tertib Lalu Lintas di Jl. A. Yani
Satpol PP Bangli Tertibkan Bangunan Kanopi Dan Tembok Di Jalan Usaha Tani Tegalalang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Satgas Preemtif Subsatgas Dikmas Melaksanakan Sosialisasi Melalui Radio Sakti FM Bangli

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Blokade Jalan di Sekitar Jembatan Pajarakan Jadi Sorotan, Penyebab Aksi Masih Ditelusuri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2026 di SMPN 1 Jember, Tanamkan Kesadaran Tertib Sejak Dini

Berita Terbaru