Keterangan:Tio Sifa Tak Terbendung! Borong Emas 5K dan 10K untuk Brebes di Porprov Jateng
SEMARANG, GarudaXpose.com//-Nama Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes mendadak gemuruh di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya. Putra asli desa tersebut, Tio Sifa, berhasil memborong dua medali emas dari cabang olahraga atletik nomor lari jarak jauh.
Borong Dua Emas di Momentum Sumpah Pemuda
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tio Sifa tampil dominan di lintasan atletik GOR Tri Lomba Juang, Semarang. Medali emas pertama dipersembahkan pada Selasa (27/10/2026) di nomor lari 5.000 meter dengan catatan waktu impresif 15 menit 23 detik, mengungguli pelari-pelari unggulan dari kabupaten/kota lain.
Tak butuh waktu lama untuk menambah koleksi. Tepat di Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), Tio Sifa kembali menunjukkan kelasnya sebagai raja lintasan jarak jauh. Di nomor 10.000 meter, ia finis terdepan dengan waktu 32 menit 41 detik dan mengunci emas kedua untuk Kontingen Kabupaten Brebes di bawah naungan PASI.
Tio Sifa diketahui merupakan anak dari Komarudin, warga asli Desa Rancawuluh. Atlet muda ini dinakhodai oleh mantan pelari 10.000 meter Porprov 2023 Pati Raya yang kini menjadi pelatih setianya.
Sujud Syukur Ketua KONI Brebes di Lintasan
Kemenangan Tio Sifa disambut dengan suasana haru di pinggir lintasan. Ketua KONI Kabupaten Brebes, Abdul Aris Ass’ad, tak kuasa menahan tangis bangga. Ia terlihat sujud syukur dan langsung mencium Tio Sifa usai menyentuh garis finis.
Pada prosesi pengalungan medali emas nomor 10.000 meter, Ketua KONI Brebes bahkan langsung ditunjuk panitia untuk mengalungkan medali kepada Tio Sifa. Prosesi tersebut didampingi Ketua PASI Kabupaten Brebes Nanang Raharjo dan Ketua Harian PASI Kabupaten Brebes Drs. Bambang Purwanto.
“Ini bukti pembinaan atletik Brebes berjalan. Tio Sifa berjuang luar biasa membawa nama baik keluarga dan KONI Brebes,” ujar salah satu official di lokasi.
Desa Rancawuluh Gemuruh, Keluarga Sujud Syukur di Rumah
Kabar dua emas dari Semarang langsung menyebar cepat ke kampung halaman. Kepala Desa Rancawuluh, Iksan, yang dihubungi via telepon oleh awak media GarudaXpose mengaku sangat bersyukur.
“Alhamdulillah, rasa syukur yang luar biasa. Baru kali ini anak Desa Rancawuluh bisa menyumbangkan dua medali emas sekaligus di Porprov. Ini bukan hanya kebanggaan keluarga Pak Komarudin, tapi kebanggaan seluruh warga Rancawuluh. Kami di desa gemuruh semua mendengar kabar ini,” tegas Kades Iksan.
Di rumah sederhana keluarga Komarudin, suasana haru tak terbendung. Keluarga besar Tio Sifa melakukan sujud syukur bersama saat mendengar kabar anaknya kembali meraih emas kedua melalui siaran telepon dari Semarang.
Sementara itu, Ketua Panitia Porprov Kabupaten Brebes, Bayu Setiawan, menyebut perolehan kontingen Brebes terus bertambah. Hingga Rabu sore, Brebes sementara mengoleksi 6 medali emas, 8 perak, dan 13 perunggu. Jumlah tersebut masih sangat berpotensi bertambah karena masih ada beberapa cabor yang akan bertanding pada Kamis dan Jumat besok.
Perjuangan untuk Brebes dan Pesan untuk Generasi Muda
Ditemui usai lomba, Tio Sifa mengaku persembahannya ini untuk daerahnya.
“Saya sudah berjuang membawa nama baik Kabupaten Brebes, Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba, dan terutama masyarakat Desa Rancawuluh yang selalu mendoakan saya,” ucap Tio Sifa dengan napas masih terengah.
Komentar Masyarakat Rancawuluh: Udin Bangga Bukan Main
Euforia kemenangan Tio Sifa juga dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Rancawuluh. Salah satunya Udin (42), warga RT setempat yang mengenal dekat sosok Tio Sifa sejak kecil.
Udin mengaku merinding mendengar kabar Tio Sifa borong dua emas di Porprov.
“Bangga bukan main, Mas. Wong Rancawuluh biasane dikenal karena apa, sekarang dikenal karena pelari hebat. Tio itu anaknya pendiam, rajin latihan tiap pagi keliling desa. Ora nyangka bisa sampai se-Jawa Tengah tercepat. Wong tuane Pak Komarudin wong ora duwe, tapi anaknya bisa angkat derajat desa,” ujar Udin dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Udin, kemenangan Tio Sifa harus menjadi pemicu semangat anak muda lainnya.
“Anak-anak muda Rancawuluh sekarang jadi punya contoh. Ora usah minder jadi anak desa. Buktine Tio Sifa dari Rancawuluh bisa jadi juara Porprov. Semoga Pemdes dan KONI Brebes lebih perhatikan Tio, jangan sampai disia-siakan. Harus dikirim ke tingkat yang lebih tinggi, PON, bahkan pelatnas,” pungkas Udin.
Udin dan warga lainnya berharap Pemkab Brebes memberikan bonus dan perhatian khusus agar prestasi Tio Sifa tidak berhenti di Porprov saja, melainkan bisa tembus ke level nasional.***
(4905)















