Keterangan:Perang Bintang Sekampung di Gelora Agus Salim Berakhir Tanpa Gol Selama 50 Menit, Kapten Imam Jadi Algojo Penentu 100% di Titik Putih di Depan 3.500 Pasang Mata
SLATRI, LARANGAN, BREBES,GarudaXpose.com//-
Gelora Agus Salim Desa Slatri benar-benar meledak. Bukan hanya lapangan, bahkan pematang sawah di sekeliling stadion desa itu tumpah ruah oleh lautan manusia.
Tercatat sekitar 3.500 pasang mata memadati venue partai Semifinal kedua Mahera Cup 2, Sabtu (17/10/2026) sore. Sajian utamanya adalah Derby Satu Tarangan paling panas: Sikancil FC kontra Siramin Jaya FC.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua tim bertabur bintang yang berasal dari satu desa, satu tarangan, saling bunuh demi satu tiket Grand Final. Laga ini sangat-sangat bagus ditonton, penuh gengsi dan emosi.
Himbauan Kades Sebelum Peluit Membara
Sebelum kick-off pukul 16.15 WIB, suasana sempat dibuat khidmat dan kondusif. Kepala Desa Slatri, Ahmad Dasuki turun langsung ke tengah lapangan memberikan himbauan.
Beliau menegaskan kepada kedua tim, ofisial, dan ribuan suporter agar laga berjalan aman.
“Saya minta kepada kedua tim, bermainlah dengan fair play. Jaga emosi. Ayo kita sukseskan bersama Mahera Cup 2 ini agar berjalan aman, tertib dan kondusif sampai akhir. Ini pesta kita bersama,” ujar Kades Ahmad Dasuki dengan pengeras suara.
Usai himbauan, kedua ofisial tim dan kedua kapten kesebelasan saling jabat tangan dan berpelukan, berjanji menjunjung tinggi sportivitas di laga semifinal ini. Laga dipimpin Wasit berlisensi PSSI Tri Joko dibantu Asisten 1 Aan, Asisten 2 Abu Rizal, Cadangan Sony Ade, serta Pengawas Pertandingan Eros. Cuaca cerah, temperatur 33°C.
50 Menit Gawang Perawan, Tembok Persab Tak Tergoyahkan
Sejak peluit dibunyikan, perang terbuka langsung terjadi. Sikancil FC yang dimotori kapten Imam mencoba membangun serangan dari kaki ke kaki. Anggara, Rehan, Aan, dan Kholis silih berganti menusuk.
Namun tembok Siramin Jaya FC terlalu kokoh. Di jantung pertahanan, berdiri Bagus Mahesa, mantan bek Persab Brebes yang pernah membawa Persab lolos ke putaran nasional Liga 3. Bersama Yoga dan Jalu, Bagus mematikan setiap pergerakan Imam Cs.
Di kubu seberang, Siramin yang diasuh pelatih Sutanto juga bukan tanpa peluang. Trio Dede, Marcelo, dan Syukron beberapa kali merepotkan Alex Raharjo, penjaga gawang Sikancil. Namun hingga babak pertama dan kedua usai, dengan durasi 2×25 menit, skor kacamata 0-0 tak berubah. Kedua gawang masih perawan.
Pertandingan sangat menegangkan karena kedua tim memiliki materi permainan yang sama-sama saling mengenal luar dalam. Setiap skema sudah terbaca, setiap pergerakan sudah dihafal. Tak ada gol, tapi tensi tak pernah turun.
Drama Adu Penalti – Kapten Imam Sang Algojo Penentu 100%
Sesuai regulasi Mahera Cup 2, laga semifinal yang imbang langsung dilanjutkan adu penalti tanpa perpanjangan waktu.
Inilah klimaksnya. Mental baja yang menjadi pembeda.
Empat penendang Sikancil FC tampil sempurna dengan tingkat keberhasilan 100%. Dan sang penentu adalah sang kapten sendiri, IMAM.
Sebagai algojo terakhir, Imam melangkah dengan dingin. Tatapannya fokus ke gawang M. Ridho, kiper Siramin Jaya. Dengan kaki kanannya, Imam melepas tendangan keras terukur ke pojok kanan atas yang tak mampu dijangkau. Gol!
Skor adu penalti menjadi 4-2 untuk Sikancil FC. Seluruh bench dan ribuan pendukung Sikancil berhamburan ke tengah lapangan merayakan kelolosan.
Di sisi lain, dua algojo Siramin Jaya gagal mengeksekusi dengan baik. Ada yang melambung, ada yang mampu dibaca Alex Raharjo.
Sikancil FC asuhan pelatih Arifin pun memastikan diri lolos ke partai puncak. Sementara Siramin Jaya asuhan pelatih Sutanto harus terhenti dengan kepala tegak di babak semifinal.
Menuju Pesta Puncak
Dengan hasil ini, Sikancil FC akan ditantang tim kuat Bintang Fajar FC Kemukten di babak Grand Final pada hari Selasa, 20 Oktober 2026.
Sementara perebutan Juara 3-4 akan digelar lebih dulu pada Senin, 19 Oktober 2026 yang mempertemukan Pesut FC vs Siramin Jaya FC.
Ketua Panitia, Dedy Sunarto bersama seluruh panitia yang bertugas menyampaikan bahwa hari Minggu (18/10) kompetisi diliburkan total untuk persiapan final.
“Untuk tiket Grand Final besok Selasa kita banderol Rp 30.000 dan ada doorprize utama satu buah kulkas. Datang dan ramaikan, kita buat final yang aman dan meriah,” tutup Dedy.
Reporter:Bung Siung dan Agus Salim, S.Kom – Media Officer Mahera Cup 2!***
(4905)















