PERAHU NELAYAN PUGER TERBALIK DIHANTAM OMBAK DI PERAIRAN PANDANWANGI LUMAJANG, 2 SELAMAT 1 HILANG

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, GARUDAXPOSE.COM | Dua nelayan asal Kabupaten Jember selamat dari maut setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam ombak di perairan selatan Lumajang, Kamis (15/10/2026) dini hari. Satu nelayan lainnya masih hilang dan terus dicari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di perairan Jaten, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian. Saat itu tiga nelayan asal Plawangan, Kecamatan Puger, Jember, dalam perjalanan pulang usai melaut.

Di tengah perjalanan, ombak besar menghantam perahu hingga terbalik. Ketiga korban tercebur dan terseret arus hingga ke kawasan selatan Menara Pantau TNI AU AWR, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, membenarkan kejadian tersebut.

“Dua orang yang selamat langsung dievakuasi ke puskesmas dan saat ini sudah dipulangkan ke Jember. Namun, satu orang masih hilang,” kata Isnugroho.

Perahu korban ditemukan terdampar di lokasi berbeda di tepi perairan Pandanwangi. Hingga Kamis siang, Tim SAR gabungan masih menyisir perairan Pandanwangi untuk mencari satu korban yang belum ditemukan.

BPBD Lumajang terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan. Nelayan diimbau waspada karena gelombang selatan Jawa masih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Simpan Sabu di Wadah Skincare, Upaya Penyelundupan Barang Haram ke Lapas Banyuwangi Digagalkan
POLRES LUMAJANG PERKETAT PATROLI CEGAH 3C, KASAT SAMAPTA: HADIR DI LAPANGAN UNTUK RASA AMAN WARGA
Sulastri Kembali Bersuara soal Uang dan Mobil Pribadi, Pertanyakan Tanggung Jawab TR: “Saya Tidak Mau Dianggap Bodoh!”
GREBEK DUA THM DI LUMAJANG! Tim Busher Satresnarkoba Tes Urine 12 Pengunjung Kafe, Hasil Negatif Narkoba
RIFAI BANTAH SULASTRI, KLARIFIKASI UANG Rp35 JUTA
Klarifikasi Kasus Sulastri di Pesanggaran: Peristiwa Disebut Terjadi pada 2012
Cemburu Buta Berujung Petaka: Suami di Randusanga Kulon Bacok Istri, Kedua Mertua dan Bayinya Sendiri
Kecelakaan Beruntun 2 Truk dan 1 Avanza di Sumber Wuluh Candipuro Akibat Rem Blong, Pengemudi dan Istri Meninggal di Perjalanan ke RS – Kerugian 50 Juta

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Simpan Sabu di Wadah Skincare, Upaya Penyelundupan Barang Haram ke Lapas Banyuwangi Digagalkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:57 WIB

PERAHU NELAYAN PUGER TERBALIK DIHANTAM OMBAK DI PERAIRAN PANDANWANGI LUMAJANG, 2 SELAMAT 1 HILANG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:18 WIB

POLRES LUMAJANG PERKETAT PATROLI CEGAH 3C, KASAT SAMAPTA: HADIR DI LAPANGAN UNTUK RASA AMAN WARGA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Sulastri Kembali Bersuara soal Uang dan Mobil Pribadi, Pertanyakan Tanggung Jawab TR: “Saya Tidak Mau Dianggap Bodoh!”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:21 WIB

GREBEK DUA THM DI LUMAJANG! Tim Busher Satresnarkoba Tes Urine 12 Pengunjung Kafe, Hasil Negatif Narkoba

Berita Terbaru