SLATRI LARANGAN, BREBES,GarudaXpose.com//- Drama, tangis, dan tensi tinggi menyelimuti hari pertama babak 8 besar Mahera Cup II 2026. Ambisi besar tuan rumah Persepa FC Pamulihan Larangan untuk melaju di kandang sendiri harus pupus secara dramatis di hadapan pendukungnya sendiri di Lapangan Gelora Agus Salim, Slatri Larangan, Brebes, Minggu (11/10/2026) sore.
Tim kuda hitam Bintang Fajar FC Kemukten Kersana secara mengejutkan memaksa tuan rumah menyerah dengan skor tipis 0-1 dan memastikan diri sebagai tim pertama yang mengunci tiket semifinal.
Gol Semata Wayang Ronan Jadi Pembeda
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gol penentu nasib kedua tim dicetak striker bernomor punggung 11, Ronan. Gol sematang wayang itu lahir di babak kedua menit ke-36. Berawal dari skema serangan kolektif yang rapi, umpan manja dari lini tengah berhasil dimaksimalkan Ronan menjadi gol kemenangan. Satu gol yang penuh makna bagi pasukan Irul Kafid.
Panggung Kehormatan Berkelas, Ketua PSSI Brebes Hadir Langsung
Laga perempat final perdana ini terasa istimewa dan berkelas. Di panggung kehormatan, Ketua PSSI Brebes, Mas Heri Fitriansyah didampingi istri tercinta duduk menyaksikan langsung jalannya pertandingan. Kehadirannya menjadi magnet dan suntikan motivasi bagi kedua tim yang bertanding.
Turut hadir di tribun VIP Ketua Panitia Mahera Cup II Dedy Sunarto, pengawas pertandingan H. Dahudin, serta aparat keamanan yang bersinergi dari Polsek Larangan, Koramil Larangan, dan Tim Perintis Polres Brebes. Sekitar 2.500 penonton memadati setiap sudut tribun Gelora Agus Salim dengan harga tiket masuk Rp 20.000. Cuaca cerah, temperatur 32°C, membuat laga semakin panas.
Babak Pertama: Jual Beli Serangan, Skor Kacamata 0-0
Kick off tepat pukul 16.10 WIB dipimpin perangkat pertandingan berpengalaman: wasit utama Bung Ruswan, asisten wasit 1 Budi, asisten wasit 2 Sakroni, dan wasit cadangan Tri Joko.
Sejak menit pertama, kedua tim langsung tancap gas dengan permainan terbuka jual beli serangan.
Persepa FC Pamulihan Larangan di bawah komando pelatih Karim Sukrim tampil percaya diri. Penjaga gawang Rio berdiri kokoh sebagai palang pintu terakhir, dengan kapten tim Seno (No.24) sebagai motor serangan. Andi Odang (No.10), Choki, Jimmy, dan Wahyu Pras silih berganti menggedor pertahanan lawan.
Di kubu seberang, Bintang Fajar FC Kemukten Kersana asuhan pelatih Irul Kafid tampil dengan pakem menyerang 3-3-4 yang berani. Kapten tim Saeful menjadi jenderal lapangan, dan Aji Bayu di bawah mistar – kiper kelahiran Kubang Putat yang pernah dinobatkan sebagai kiper terbaik Persela Lemahabang – menjadi tembok terakhir yang sulit ditembus.
Kreativitas serangan Bintang Fajar bertumpu pada Ambon Cilik, sang kreator mungil, serta kecepatan Jurit, Denikus, dan umpan-umpan manja dari Ansori, pemain yang didatangkan langsung dari Solo Raya. Berkali-kali asisten wasit mengangkat bendera tanda offside menjebak Ansori dan Jurit yang terlalu cepat masuk ke jantung pertahanan.
Kokohnya lini belakang dan sigapnya Rio dan Aji Bayu membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda turun minum.
Babak Kedua: Tensi Tinggi dan Momen Magis Menit 36
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat drastis. Kedua tim bermain lebih keras dan terbuka. Sorak sorai penonton makin membahana.
Pelatih Irul Kafid melakukan gebrakan penyegaran. Gatot (No.9) ditarik keluar, Panji (No.17) dimasukkan untuk menambah daya dobrak di lini depan. Taktik itu terbukti jitu.
Petaka bagi tuan rumah datang di menit ke-36 babak kedua. Berawal dari transisi cepat yang dibangun Saeful dan Ilham dari tengah, bola mengalir ke kaki Ansori yang dengan tenang melepaskan umpan terobosan membelah pertahanan. Ronan yang berdiri bebas tanpa kawalan melepaskan sontekan dingin yang merobek jala Rio. 0-1. Tribun pendukung Kemukten meledak, sementara pendukung tuan rumah terdiam.
Tertinggal, Persepa mencoba all out dan mengambil risiko tinggi. Bahkan Rio beberapa kali berani meninggalkan sarangnya jauh untuk membantu eksekusi bola mati tendangan bebas. Seno, Choki, dan Jimmy mencoba peruntungan lewat bola-bola lambung dan lemparan ke dalam, namun ketenangan Aji Bayu yang menimbang-nimbang si kulit bundar dengan penuh pengalaman berhasil mengamankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan dengan durasi 2×30 menit.
Data Pertandingan
Pertandingan: Perempat Final Hari Pertama Mahera Cup II 2026
Laga: Persepa FC Pamulihan Larangan Vs Bintang Fajar FC Kemukten Kersana 0-1
Gol: Ronan (11) menit 36 babak kedua – Bintang Fajar FC
Stadion: Lapangan Gelora Agus Salim Slatri Larangan Brebes
Wasit: Bung Ruswan – Asisten: Budi, Sakroni – Cadangan: Tri Joko – Pengawas: H. Dahudin
Kick Off: 16.10 WIB – Durasi: 2×30 Menit
Cuaca: Cerah 32°C – Penonton: 2.500 orang
Persepa FC: Pelatih Karim Sukrim, Kiper Rio, Kapten Seno
Bintang Fajar FC: Pelatih Irul Kafid, Kiper Aji Bayu, Kapten Saeful – Formasi 3-3-4
Besok Lebih Panas: Bintang Liga Seng dan Pemain Asing Amerika Turun Gunung!
Panitia memastikan perempat final hari kedua akan jauh lebih panas, lebih berkelas, dan bertabur bintang.
Laga besok, Senin (12/10/2026) sore, Pesut FC Slatri Utara Vs KPFC Kemurang di lapangan yang sama, Gelora Agus Salim Slatri Larangan.
Menurut bocoran dari kedua manajer tim, besok kedua tim akan menurunkan bintang-bintang Liga Seng dan bintang-bintang papan atas yang sudah malang melintang di turnamen-turnamen besar Brebes, Tegal, dan Pantura.
Yang paling menyedot perhatian dan menjadi pembicaraan hangat di warung kopi Slatri, tuan rumah Pesut FC Slatri Utara dipastikan akan menurunkan pemain asing dari Amerika untuk menambah kekuatan dan menjadi tontonan langka di Mahera Cup II. Kehadiran pemain asing ini diprediksi akan menyedot ribuan penonton dan menjadi pembuktian siapa yang pantas mendampingi Bintang Fajar FC ke babak semifinal.***
(4905)















