Dinkes Tangsel Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Persiapkan SSGI 2026 demi Tekan Angka Stunting

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan pertemuan strategis bertajuk “Koordinasi Implementasi Jejaring dan Supervisi Fasilitatif Layanan dan Program Gizi KIA Kespro”, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam mempersiapkan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2026 guna mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, M.KM, memberikan perhatian serius terhadap tren prevalensi stunting di wilayahnya. Beliau mengungkapkan bahwa meskipun angka stunting nasional mengalami penurunan, Kota Tangerang Selatan justru menghadapi tantangan dengan adanya kenaikan prevalensi dalam dua tahun terakhir, yakni dari 9% pada tahun 2022, menjadi 9,2% pada 2023, dan meningkat hingga 10,5% pada tahun 2024.

“Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, melainkan defisiensi gizi kronis yang berdampak pada gangguan fisik dan kognitif permanen bagi anak-anak kita. Oleh karena itu, data SSGI 2026 nanti harus menjadi kompas yang akurat bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan dan menentukan wilayah prioritas intervensi secara lebih intensif.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara khusus, dr. Allin memberikan penekanan tegas kepada seluruh jajaran lintas sektor yang hadir mengenai tiga pilar utama dalam menyukseskan survei ini:

1. Integritas dan Profesionalisme: Seluruh petugas lapangan diinstruksikan untuk menjaga ketelitian dan profesionalisme tinggi dalam setiap tahapan survei demi menjamin validitas data.

2. Kualitas Data yang Akuntabel: Pelaksanaan SSGI harus berjalan lancar agar menghasilkan data berkualitas yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar evaluasi program secara sistematis.

3. Efektivitas Intervensi: Data yang dihasilkan harus benar-benar digunakan untuk meningkatkan efisiensi program pencegahan stunting agar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain kehadiran 70 orang perwakilan dari Puskesmas se-Kota Tangerang Selatan, terdapat pula 21 peserta undangan dari berbagai instansi lintas sektoral. Peserta yang hadir meliputi perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah , Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana , serta Yayasan Dompet Dhuafa.

Selain itu, hadir pula para Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat yang mewakili Camat dari tujuh kecamatan, yaitu Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, dan Setu. Koordinasi ini juga diperkuat dengan kehadiran para Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) dari seluruh wilayah kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

Melalui komitmen bersama ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimis dapat menghasilkan data gizi yang akurat demi mewujudkan masa depan generasi yang lebih sehat dan tangguh.

 

(Nixon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031
Marhaenisme Bergerak: DPC PDI Perjuangan Brebes Gelar Pengobatan Gratis Keliling, 120 Warga Pesantunan Disapa di Putaran Kelima
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, RS Dera As-Syifa Brebes Gelar Bakti Sosial untuk 200 Ibu Hamil
Camat Sukapura Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Jambore Kader, HUT RI ke 81 di Gerbang Wisata Sukapura
3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes Terima SK PNS, Perkuat Pelayanan Kesehatan Banyuwangi
Semarak HUT RI ke 81 Ratusan Warga Desa Ngadirejo Serbu Posyandu ILP

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:21 WIB

Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031

Kamis, 10 September 2026 - 06:40 WIB

Marhaenisme Bergerak: DPC PDI Perjuangan Brebes Gelar Pengobatan Gratis Keliling, 120 Warga Pesantunan Disapa di Putaran Kelima

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Kamis, 3 September 2026 - 05:50 WIB

Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, RS Dera As-Syifa Brebes Gelar Bakti Sosial untuk 200 Ibu Hamil

Berita Terbaru