DILARANG BUANG SAMPAH DISINI, Aktivis Lingkungan Desak Pihak Kecamatan Cikupa Carikan Solusi…!!

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | ​Kabupaten Tangerang – Janji manis dan sikap kolaboratif Kawasan Cikupa Mas terhadap masyarakat Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, dinilai hilang total setelah rampungnya pemagaran lahan di beberapa titik. Minggu (19/10/25)

Aktivis Lingkungan dan Sosial Kecamatan Cikupa, Jumadil Qubro, menyoroti keras dugaan arogansi pihak kawasan yang kini menutup permanen dua lokasi yang selama ini digunakan warga sebagai tempat pembuangan sampah.

​Jumadil Qubro menyatakan bahwa selama proses pemagaran berlangsung, pihak Kawasan Cikupa Mas secara gencar menunjukkan sikap “Kami selalu bersama Masyarakat” dan rutin berkomunikasi dengan aparat Desa Talagasari

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia menyayangkan, segera setelah pekerjaan pemagaran rampung—yang kini mencakup seluruh lahan mereka di Talagasari—sikap manis dan komunikasi tersebut mendadak terhenti.

​”Sikap yang ditunjukkan Cikupa Mas ini adalah arogansi. Setelah kepentingan mereka rampung, yaitu memagar semua aset lahannya, mereka langsung menutup komunikasi dan mengabaikan dampak sosial yang timbul. Penutupan dua titik lahan buang sampah secara permanen ini adalah masalah besar bagi warga,” tegas Jumadil Qubro.

​Dampak langsung dari penutupan ini adalah keresahan warga Desa Talagasari yang kini kehilangan akses untuk membuang sampah rumah tangga.

Situasi ini telah memicu munculnya komentar dan permintaan mendesak dari masyarakat agar Pemerintah Desa (Pemdes) Talagasari segera mencarikan solusi dan lokasi pembuangan sampah alternatif.

​”Kami meminta Pemdes Talagasari dan Camat Cikupa untuk tidak tinggal diam dan segera memfasilitasi solusi konkret bagi masyarakat terkait masalah sampah ini. Selain itu, pihak Kawasan Cikupa Mas harus bertanggung jawab atas dampak sosial yang ditimbulkan dari keputusan sepihak mereka menutup akses pembuangan sampah yang sudah berlangsung lama,” tutup Jumadil Qubro.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending
Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah
Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi
Pemeriksaan Ketat Lapas Banyuwangi Bongkar Modua Penyelundupan Sabu di Area Sensitif Pengunjung Wanita
Diduga Langgar Aturan Mendahului, Bus AKAS Asri Alami Kecelakaan Beruntun dengan Dua Dump Truck di Probolinggo
Balap Liar di Simpang Lima Banyuwangi Dibubarkan Polisi, Empat Motor Spek Balap Disita

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:47 WIB

Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi

Berita Terbaru