BOLOS KERJA, ASN BREBES PAKAI ABSEN FIKTIF RP250 PER TAHUN, PEMDA SEBUT SISTEM BKD DIBOBOL HACKER

- Penulis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-Ratusan pegawai berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Brebes kerapkali bolos kerja dengan melakukan absensi fiktif. Mereka memanfaatkan aplikasi presensi yang terintegrasi dengan data absensi ASN milik Pemerintah Kabupaten Brebes.

Para ASN ini membeli aplikasi presensi versi pro dengan biaya aktivasi Rp250 per tahun. Aplikasi dengan tampilan berasa sidik jari dan tertulis “Presensi ASN Kabupaten Brebes” ini marak dijual di kalangan ASN. Masing-masing ASN yang akan melakukan aktivasi absen fiktif ini, akan diberitahu tata caranya oleh ASN yang telah menggunakan.

Salah satu pengguna aplikasi absensi fiktif mengaku, ia telah melakukan aktivasi absensi fiktif sejak beberapa tahun terakhir dengan membayar Rp250 ribu per tahun. Dia menyebut mengetahui adanya praktik culas itu dari salah satu rekannya yang sudah lebih lama menggunakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tahu dari teman sesama ASN yang sudah lama pakai aplikasi versi pro itu. Bayarnya Rp250 per tahun lewat transfer ke seseorang. Saya juga tidak tahu yang jual aplikasi ini orang Pemda Brebes sendiri atau bukan,” katanya, saat dikonfirmasi pada Selasa 28 April 2026.

Narasumber lain menyebutkan, penjualan aktivasi absensi fiktif itu dilakukan secara getok tular. ASN yang akan melakukan aktivasi bisa menghubungi ASN yang sudah memanfaatkan aplikasi ini.

ASN pengguna kemudian akan menghubungkan calon pengguna lain kepada seseorang yang memiliki akses ke sistem absensi yang dikelola Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Brebes.

“Getok tular memang. ASN yang mau pakai, bisa menghubungi ASN yang sudah pakai. Nanti dikasih nomor handphonenya dan menghubungi sendiri,” ungkap dia.

Dengan memanfaatkan aplikasi itu, lanjut dia, dirinya bisa melakukan absensi kerja meski sedang tidak berada di lokasi kerja. Ia tetap bisa melakukan absensi sidik jari meskipun sedang berada di luar kota, atau bahkan tidak masuk alias bolos kerja.

“Bagi saya membantu sekali aplikasi ini. Kadang kita ke luar kota ada urusan lain, tapi tetap bisa absen,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Brebes, Moh Syamsul Haris memastikan bahwa orang yang melakukan penjualan aktivasi absensi fiktif itu bukan orang Pemerintah Kabupaten Brebes. Dia menuding bahwa aplikasi ini dijual oleh hacker yang bisa menembus sistem BKPSDMD Brebes.

“Itu sudah kita identifikasi dipastikan tidak dari BKD. Itu dari hacker-hacker yang menembus sistem kami,” kata Haris.

Dia melanjutkan, terkait dengan absensi elektronik ASB di Kabupaten Brebes, pihaknya mendengar adanya indikasi kecurangan. Pihaknya pun berupa melakukan update software aplikasi absensi.

“Kita akan lakukan segera melaunching sistem baru untuk absensi menggunakan verifikasi face atau wajah. Kita malah berperang. Selama ini tim IT kita selalu mengupdate software, agar tidak bisa ditembus oleh hacker,” tandasnya.red*

(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending
Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah
Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi
Pemeriksaan Ketat Lapas Banyuwangi Bongkar Modua Penyelundupan Sabu di Area Sensitif Pengunjung Wanita
Diduga Langgar Aturan Mendahului, Bus AKAS Asri Alami Kecelakaan Beruntun dengan Dua Dump Truck di Probolinggo
Balap Liar di Simpang Lima Banyuwangi Dibubarkan Polisi, Empat Motor Spek Balap Disita

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:47 WIB

Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi

Berita Terbaru