Polsek Pasrujambe dan TNBTS Buka Suara Soal Isu Empat Titik Karhutla di Lumajang

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE | ​LUMAJANG — Kepolisian Sektor (Polsek) Pasrujambe bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meluruskan informasi yang beredar terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Setelah dilakukan verifikasi data pemantauan satelit dan pengecekan lapangan, dipastikan bahwa narasi empat titik kebakaran baru di kawasan tersebut tidak benar.

​Langkah klarifikasi dilakukan melalui koordinasi dialogis antara Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto dan Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Pasrujambe, Khaerul Soleh, di Kantor Resort TNBTS Pasrujambe, Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​AKP Sujianto menegaskan, pencocokan data pemantauan menunjukkan bahwa titik karhutla yang beredar di masyarakat sebenarnya berlokasi di kawasan Bromo dan tidak masuk dalam areal administratif Kecamatan Pasrujambe.
“Sementara itu, empat titik koordinat yang sempat dikabarkan sebagai titik api baru di Pasrujambe ternyata merupakan kawasan jalur pendakian dari Ranupani menuju Ranu Kumbolo,” ujar AKP Sujianto, pada awak media.

​Guna mencegah kesalahpahaman publik, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi.
“Kepolisian bersama pengelola TNBTS berjanji akan terus memperketat pengawasan dan komunikasi guna mengantisipasi ancaman karhutla di sekitar kawasan taman nasional secara cepat dan akurat,” pungkas Kapolsek Pasrujambe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Kebakaran Savana Blok Pengol, TNBTS Tutup Akses Wisata Bromo Dari Jemplang Malang
Gunung Semeru pada Status Level III (Siaga): Erupsi Masih Berlangsung saat Laporan Sedang Dibuat
GUNUNG SEMERU SIAGA: TERCATAT 29 KALI LETUSAN DAN DISERTAI HUJAN, PUNCAK TERTUTUP KABUT
Pengamat sebut Budaya Saling Tutupi dan Politik Uang Jadi Pemicu Maraknya Korupsi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
Gunung Semeru Level III Siaga, Kegempaan Didominasi Puluhan Kali Letusan
Gelar Apel Gabungan, Polresta Tangerang Siaga Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:14 WIB

Polsek Pasrujambe dan TNBTS Buka Suara Soal Isu Empat Titik Karhutla di Lumajang

Jumat, 11 September 2026 - 00:36 WIB

Dampak Kebakaran Savana Blok Pengol, TNBTS Tutup Akses Wisata Bromo Dari Jemplang Malang

Kamis, 10 September 2026 - 13:54 WIB

Gunung Semeru pada Status Level III (Siaga): Erupsi Masih Berlangsung saat Laporan Sedang Dibuat

Kamis, 10 September 2026 - 03:05 WIB

GUNUNG SEMERU SIAGA: TERCATAT 29 KALI LETUSAN DAN DISERTAI HUJAN, PUNCAK TERTUTUP KABUT

Kamis, 10 September 2026 - 02:39 WIB

Pengamat sebut Budaya Saling Tutupi dan Politik Uang Jadi Pemicu Maraknya Korupsi

Berita Terbaru