Garudaxpose com Jember,Kebunan tanggul wetan gelar lomba kerapan sapi 125 peserta ramai dari luar daerah,sebagain besar peserta berasal dari berbagai daerah di luar tanggul,seperti Jember pusat,Lumajang Probolinggo,hingga Bondowoso,suasana meriah penuh semangat tradisi,warga berbondong bondong menyaksikan.12/9/2026
Lomba kerapan sapi yang digelar di Dusun Kebunan, Kecamatan Tanggul Wetan kabupaten jember berlangsung meriah dan menarik perhatian banyak kalangan. Sebanyak kurang lebih 125 pasang kerapan sapi turun ke arena, dan sebagian besar peserta justru datang
dari luar daerah.
Acara yang menjadi kebanggaan tradisi masyarakat Jawa Timur ini diikuti peserta bukan hanya dari sekitar Tanggul Wetan, melainkan juga dari Jember, Lumajang, Probolinggo, hingga Bondowoso. Kehadiran peserta lintas daerah ini membuktikan bahwa lomba kerapan sapi di Dusun Kebunan telah dikenal luas dan diminati para pecinta tradisi kerapan sapi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para peserta tampil dengan sapi andalan mereka, berlomba menunjukkan kecepatan, kekuatan, serta keindahan tata rias sapi yang memukau. Penonton yang memadati arena terus bersorak menyemangati setiap pasang sapi yang melintas.
Panitia pelaksana Abah Takur, menyambut baik antusiasme luar biasa ini. “Kami sangat senang lomba ini diikuti hingga dari luar daerah.Ini menjaga tradisi sekaligus mempererat silaturahmi antar warga berbagai daerah,” ujarnya,
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi,menurut ketua pakar sakera Abah,Tohir, tetapi juga sarana melestarikan warisan budaya leluhur serta meningkatkan kebersamaan antar warga. Diharapkan lomba kerapan sapi ini dapat terus berlangsung dan semakin besar di tahun-tahun akan mendatang.
Pj,sahibudin S.A.P, Alhamdulillah,luar biasa antusiasme tahun ini,dari target awal 60 peserta justru terkumpul 125, peserta,dan hampir separuh datang dari luar daerah,ada yg dari Jember pusat Lumajang,bahkan Bondowoso ini membuktikan kerapan sapi bukan sekedar hiburan,tapi warisan budaya yang masih dicintai banyak orang semoga tradisi ini terus lestari dan semakin mempersatukan kita semua,
Pewarta.slamet raharjo














