DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU

- Penulis

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | TEGALDLIMO, BANYUWANGI — Dugaan praktik jual beli aliran air irigasi mencuat di wilayah Skunder Kalipahit, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi. Sejumlah warga mempertanyakan adanya permintaan uang yang diduga dilakukan terkait penyaluran air irigasi ke lahan pertanian.

 

Menurut keterangan warga setempat, untuk mengairi lahan pertanian seluas kurang lebih seperempat hektare, petani disebut dimintai uang sebesar Rp50 ribu. Dugaan tersebut memicu keresahan karena air irigasi yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan pertanian secara adil justru diduga menjadi objek pungutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Warga juga menyebut aliran air tersebut digelontorkan dari wilayah Bangorejo dan mengalir menuju wilayah Kalipahit, Kecamatan Tegaldlimo. Namun dalam proses pemanfaatannya, muncul dugaan adanya oknum yang melakukan pengaturan maupun meminta pembayaran kepada petani.

 

«”Air irigasi itu untuk petani dan kepentingan bersama. Kalau benar ada pungutan atau jual beli air, tentu harus segera ditelusuri,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.»

 

Persoalan ini dinilai tidak boleh dianggap sepele. Air irigasi merupakan salah satu kebutuhan utama bagi petani untuk menjaga produktivitas tanaman. Ketika distribusi air diduga dikaitkan dengan pembayaran tertentu, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan di tengah masyarakat.

 

Warga meminta pihak yang memiliki kewenangan, khususnya Dinas Pengairan, pengelola jaringan irigasi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta aparat penegak hukum, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

 

Masyarakat berharap seluruh mekanisme pengaturan dan distribusi air di Skunder Kalipahit dapat dibuka secara transparan. Jika memang terdapat pungutan resmi, warga meminta dasar aturan, mekanisme dan peruntukannya dijelaskan secara terbuka. Namun apabila ditemukan pungutan di luar ketentuan, warga meminta adanya tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

 

“Jangan sampai petani yang seharusnya mendapat kemudahan justru dibebani biaya untuk memperoleh air. Air irigasi adalah kebutuhan vital pertanian dan harus dikelola secara adil,” tegas warga lainnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, GarudaXpose.com masih berupaya menghimpun keterangan dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait, termasuk pengelola irigasi dan instansi berwenang, guna memperoleh penjelasan secara berimbang terkait dugaan tersebut.

 

Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari pihak terkait untuk memastikan apakah benar terjadi praktik jual beli atau pungutan terhadap aliran air irigasi di Skunder Kalipahit.

 

Jika dugaan tersebut terbukti, warga berharap tidak ada pihak yang kebal hukum dan persoalan ini dapat ditangani secara terbuka, profesional, serta berpihak pada kepentingan para petani.

 

GARUDAXPOSE.COM

 

“Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi Rakyat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik
Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP
Rotasi Jabatan di Kodim 0825/Banyuwangi, Sejumlah Perwira Dipercaya Emban Tugas Baru
Karhutla Kawah Ijen Mulai Mereda, Tim Gabungan Lakukan Mopping Up
Kemacetan Pelabuhan Ketapang Terurai, Dermaga Bulusan Segera Diperbaiki
Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter
Anggota TNI Kodim 0825/Banyuwangi Turun Pantau Karhutla Ijen, Kondisi Kawasan Dipantau dari Udara

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:29 WIB

DPD Gerindra Sumut Buka Suara soal Pemakzulan Masinton, Sikap DPC Tapteng Disebut Tanpa Koordinasi

Rabu, 9 September 2026 - 06:45 WIB

Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik

Rabu, 9 September 2026 - 05:56 WIB

DIDUGA ADA JUAL BELI AIR IRIGASI DI SKUNDER KALIPAHIT, WARGA TEGALDLIMO PERSOALKAN PUNGUTAN Rp50 RIBU

Rabu, 9 September 2026 - 03:36 WIB

Melalui 110 Warga Melaporkan Kejadian Diduga Pencurian Sepeda Motor Di Perum Metro Munjul Solear, Gerak Cepat Jajaran Kepolisian Polsek Cisoka Datangi TKP

Rabu, 9 September 2026 - 02:14 WIB

Rotasi Jabatan di Kodim 0825/Banyuwangi, Sejumlah Perwira Dipercaya Emban Tugas Baru

Berita Terbaru