Diduga Jadi Korban Penganiayaan,Seorang Perempuan Muda di Randuagung Ditemukan Meninggal Tanpa Busana di Dalam Rumahnya

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | Lumajang – Seorang perempuan muda berinisial MTA (22), warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat (3/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan sejumlah luka di tubuhnya. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan laporan kepolisian, saksi berinisial EA mendapat telepon dari AA yang meminta agar mengecek kondisi korban karena tidak dapat dihubungi.

Sesampainya di rumah korban, saksi mendapati pintu depan dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci. Saat masuk ke dalam rumah dan memeriksa kamar belakang, saksi menemukan korban sudah tergeletak dalam keadaan telanjang. Saksi kemudian keluar rumah dan melaporkan penemuan tersebut kepada warga lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah pelaksanaan salat Jumat, saksi bersama beberapa warga kembali mendatangi rumah korban dan menutupi tubuh korban menggunakan selimut berwarna merah. Selanjutnya, sekitar pukul 12.45 WIB, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Randuagung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Randuagung bersama petugas medis dari Puskesmas Randuagung mendatangi lokasi kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Humas Polres Lumajang, IPDA Suprapto, mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan terhadap korban.

“Dari hasil pengecekan awal pada tubuh korban ditemukan luka pada jari tangan sebelah kiri. Korban ditemukan dalam keadaan telanjang, kemudian pada bagian leher terdapat kain celana yang terikat, serta mulut korban disekap menggunakan kain. Saat ini korban telah dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan autopsi atas permintaan pihak keluarga,” ujar IPDA Suprapto.

Ia menambahkan, Satreskrim Polres Lumajang bersama Polsek Randuagung telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban dan mengidentifikasi pelaku.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka
FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya
Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare
Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku
FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI
Ketua Umum PW KPMDB BREGAS Desak Pemerintah Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Hutan Kalimantan
Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan Dua Dump Truk Terjadi di Badan Jalan Candipuro Lumajang, Laka Material Diselesaikan Mediasi di Polsek
AKSI CEPAT POLRES LUMAJANG BERSAMA TIM GABUNGAN BERHASIL JINAKKAN API DI BLOK BANTENGAN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Innalillahi, Pejuang Wahidiyah Lumajang KH. Moch. Tohir Wafat, Pengamal Berduka

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:37 WIB

FORJI Lumajang Ucapkan Selamat HUT ke-1 ORMAS LASKAR SAKERA: Di Bawah Kepemimpinan H. Nur Samsi, SAKERA Makin Hebat dan Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Polres Lumajang Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Pronojiwo, Luas Terdampak 6 Hektare

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Perampokan Berdarah di Jember Kota, Pemilik Toko Emas Murni Dibacok Dua Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:06 WIB

FORJI Lumajang: Santri Berdaya, Indonesia Jaya, Momentum HSN 2026 Perkokoh NKRI

Berita Terbaru