GarudaXpose.com | Lumajang – Jajaran melaksanakan pengamanan dan pendampingan terhadap aktivitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Tumpak Sewu di kawasan wisata dasar Sungai Glidik II, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu yang menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah selatan Lumajang.
Pengamanan sekaligus pemantauan itu merupakan bagian dari Program Polisi Ketok yang dijalankan Polsek Pronojiwo untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, personel yang diterjunkan yakni Bripda Rizal dari Polsek Pronojiwo bersama Serma Ikhwan dari unsur TNI.
Keduanya melakukan pemantauan langsung di area dasar sungai Kali Glidik II yang menjadi akses wisatawan menuju lokasi Air Terjun Tumpak Sewu.
Kapolsek Pronojiwo, mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan maupun pengelola wisata desa.
Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan wisata berbasis desa agar berjalan tertib dan sesuai aturan.
“Kami melaksanakan pendampingan pengamanan terhadap aktivitas BUMDes Air Tumpak Sewu sekaligus melakukan pemantauan guna mengantisipasi adanya praktik pungli di kawasan dasar Sungai Glidik II,” ujar .
Menurutnya, kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah, sehingga pengawasan rutin perlu dilakukan agar citra pariwisata tetap terjaga.
Ia menegaskan, Polsek Pronojiwo bersama unsur terkait akan terus melakukan patroli dan pengawasan di kawasan wisata, terutama pada titik-titik yang rawan terjadinya pungutan liar maupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Pengamanan ini bertujuan agar aktivitas wisata berjalan aman, tertib dan terkendali. Kami juga ingin memastikan tidak ada oknum yang melakukan pungutan di luar ketentuan yang dapat merugikan wisatawan maupun pengelola resmi,” tegasnya.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta segera melapor apabila menemukan tindakan yang meresahkan di kawasan wisata.
Program Polisi Ketok sendiri merupakan upaya kepolisian untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan preventif dan pendekatan humanis. Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, situasi di kawasan dasar Sungai Glidik II dilaporkan dalam keadaan aman, tertib dan terkendali. Aktivitas wisata berjalan normal tanpa ditemukan adanya gangguan menonjol.
Kapolsek Pronojiwo juga mengapresiasi kerja sama antara aparat keamanan, pemerintah desa dan pengelola wisata yang terus bersinergi menjaga keamanan kawasan Tumpak Sewu sebagai salah satu ikon wisata alam Kabupaten Lumajang.
“Kami berharap sinergitas antara aparat, pemerintah desa dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi menjaga keamanan serta kenyamanan wisatawan yang datang ke Tumpak Sewu,” Pungkasnya.













