Kades Pakel Gucialit Diserang Puluhan Orang, Para Pelaku Diduga Menggunakan Clurit .

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Aksi pengeroyokan terhadap Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Peristiwa tersebut berlangsung di kediaman korban di Desa Pakel. Korban mengalami luka dibagian kepala, punggung dan kedua tangannya.

Saat ini, korban mendapat perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Korban diketahui berinisial SMP (45), yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit. Sementara itu, pelaku diduga berjumlah sekitar 15 orang yang datang menggunakan dua unit mobil, yakni Toyota Terios warna putih dan Honda Station, serta beberapa sepeda motor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, kejadian bermula saat rombongan pelaku datang ke rumah korban dengan maksud bertamu. Kedatangan mereka sempat diterima dengan baik oleh korban, bahkan terjadi percakapan antara kedua pihak.

“Para terduga pelaku mengkonfirmasi kepada korban terkait sikap korban yang sempat marah-marah dalam acara pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso pada Selasa (14/4/2026). Saat itu korban memilih diam dan menyampaikan permintaan maaf,” ujar Ipda Suprapto.

Namun situasi tiba-tiba berubah, beberapa orang dari rombongan tersebut diduga langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban. Dalam aksi tersebut, para pelaku disebut menggunakan senjata tajam sejenis clurit.

Saat kejadian berlangsung, sejumlah saksi yang berada di lokasi sempat menanyakan kepada para pelaku mengenai pihak yang menyuruh aksi tersebut. Para pelaku diduga menyebut nama seseorang berinisial H. D yang berasal dari wilayah Jatiroto.

Usai melakukan penganiayaan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Sekitar pukul 15.00 WIB, sejumlah saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gucialit. Mendapat laporan, petugas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan pengamanan lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Pengendara Motor Jadi Korban Curas, Oleh Dua Orang Pelaku Bersenjata Tajam di Kawasan Jalan Raya Desa Ranuyoso
Berkat Adanya Aduan Masyarakat, (RA) Pemuda Asal Jayanti Dukuh Diamankan Unit Reskrim Polsek Cisoka
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Lumajang Bongkar 23 Kasus dan Membekuk 29 Orang Tersangka
Nenek Suminah Masih Hidup, Surat Kematian Diterbitkan Demi Jual Tanah: Sekdes Pabuaran Blokir Wartawan
Dugaan Perlakuan Kriminalisasi Hingga di Rumahkan Tanpa Alasan Yang Jelas, Asisten Manager PT ULI Somasi Direktur
Diduga Ada Konspirasi dalam Pembuatan Surat Kematian Nenek Suminah, Warga Pabuaran Masih Hidup
Kasus Matel Diduga Peras Pengendara di Cikupa Diungkap, Polresta Tangerang Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Pelarian Sindikat Curanmor Berhasil Ditumpas Tim URC Macan Blambangan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:11 WIB

Seorang Pengendara Motor Jadi Korban Curas, Oleh Dua Orang Pelaku Bersenjata Tajam di Kawasan Jalan Raya Desa Ranuyoso

Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB

Berkat Adanya Aduan Masyarakat, (RA) Pemuda Asal Jayanti Dukuh Diamankan Unit Reskrim Polsek Cisoka

Rabu, 2 September 2026 - 07:58 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Lumajang Bongkar 23 Kasus dan Membekuk 29 Orang Tersangka

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Nenek Suminah Masih Hidup, Surat Kematian Diterbitkan Demi Jual Tanah: Sekdes Pabuaran Blokir Wartawan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Dugaan Perlakuan Kriminalisasi Hingga di Rumahkan Tanpa Alasan Yang Jelas, Asisten Manager PT ULI Somasi Direktur

Berita Terbaru