Lumajang Perkuat Sinergi Antar Wilayah untuk Kelola Kawasan Bromo Tengger Semeru

- Penulis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Pengelolaan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dinilai tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi kuat antar daerah agar kawasan strategis ini dapat dikelola secara terpadu, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) saat menghadiri kegiatan penataan kawasan Bromo Tengger Semeru, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, kawasan Bromo-Tengger yang meliputi beberapa wilayah kabupaten memiliki karakteristik yang saling terhubung, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara kolaboratif, bukan parsial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sinergi antar daerah menjadi kunci. Kawasan ini tidak bisa dikelola sendiri-sendiri, tetapi harus terpadu agar hasilnya optimal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penguatan kerja sama antar daerah akan mempercepat terwujudnya tata kelola kawasan yang lebih terarah dan berkelanjutan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pengembangan pariwisata.

Dengan sinergi yang baik, berbagai program penataan, termasuk infrastruktur dan layanan dasar dapat berjalan selaras tanpa menimbulkan tumpang tindih kebijakan.

Lebih dari itu, kolaborasi antar daerah juga diyakini mampu memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan. Tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi merata di seluruh daerah penyangga.

“Kalau dikelola bersama, manfaatnya juga akan dirasakan bersama oleh masyarakat di seluruh kawasan,” tegasnya.

Bupati juga menilai bahwa sinergi ini penting untuk menjaga kualitas kawasan sebagai destinasi unggulan nasional yang tetap lestari sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan daerah lain serta pihak terkait, agar pengelolaan kawasan Bromo Tengger Semeru semakin solid dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang kuat, kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga menjadi ruang hidup yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekaligus tetap menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas
Wisatawan Betah Berlama-lama di Senja AWT Banyuwangi
Segoro Topeng Kaliwungu Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Berbasis Pariwisata
Diskominfo Lumajang Perkuat Promosi Pariwisata melalui Ekosistem Digital Terintegrasi
90 Ribu Wisatawan Liburan di Banyuwangi Selama Libur Panjang
Diluncurkan Menteri Pariwisata, Banyuwangi Titik Awal Geopark Run Series 2026
Spanduk Perlawanan Berdiri di Tengah Sawah, Pesan Tegas Warga Salakan Tolak Geolistrik
Tumpeng Sewu Kemiren, Bupati Ipuk: Simbol Kekuatan Gotong Royong dan Budaya Banyuwangi

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:32 WIB

Sonny T. Danaparamita Gelar Safari Gemarikan, Dorong Konsumsi Ikan untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:28 WIB

Wisatawan Betah Berlama-lama di Senja AWT Banyuwangi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:49 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Berbasis Pariwisata

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:39 WIB

Diskominfo Lumajang Perkuat Promosi Pariwisata melalui Ekosistem Digital Terintegrasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:11 WIB

90 Ribu Wisatawan Liburan di Banyuwangi Selama Libur Panjang

Berita Terbaru