Jembatan Putus, Asa Tak Pupus : Warga Pancor Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Demi Pendidikan

- Penulis

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose,com | Probolinggo – Pasca banjir hebat yang melanda beberapa minggu lalu, jembatan penghubung di sekitar kawasan Air Terjun Alpancori, Dusun Pancor, Desa Gunggungan Kidul, Pakuniran, Probolinggo, hingga kini masih belum dapat difungsikan.

Bencana tersebut tidak hanya meluluhlantakkan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pendidikan warga setempat.

Putusnya jembatan membuat Warga kesulitan mengangkut hasil pertanian, sementara akses menuju pusat aktivitas menjadi terhambat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang lebih memprihatinkan, para siswa yang setiap hari melintasi jembatan untuk bersekolah kini harus menghadapi risiko dengan menyeberangi sungai.

Sejumlah orang tua terpaksa menggendong anak-anak mereka untuk menyeberangi sungai demi memastikan mereka tetap bisa menuntut ilmu. Kondisi ini tentu mengundang keprihatinan berbagai pihak.

Melihat situasi tersebut, pihak Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum bersama wali murid, Pemerintah Desa Gunggungan Kidul, serta jajaran Koramil 0820/17 Pakuniran yang diwakili Babinsa Hafidz bergerak cepat.

Mereka bergotong royong membuat jembatan darurat dari bambu sebagai solusi sementara.

Kegiatan pembuatan jembatan darurat ini dilaksanakan pada Minggu (5/4/2026) dengan penuh semangat kebersamaan. Meski sederhana, jembatan bambu ini diharapkan dapat membantu memperlancar kembali aktivitas warga, khususnya akses anak-anak menuju madrasah.

“Kami berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah agar segera dibangun jembatan permanen yang lebih aman dan layak,” ujar H. Fathur Rosi salah satu tokoh warga setempat.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Dusun Pancor menjadi bukti kuat bahwa kebersamaan mampu menjadi solusi di tengah keterbatasan.

Kini, harapan besar tertuju pada hadirnya dukungan pemerintah untuk membangun kembali jembatan yang kokoh demi keberlangsungan ekonomi dan pendidikan warga. (Dayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tengah Efisiensi Anggaran yang Bergulir Secara Nasional, Lumajang Pastikan PPPK Tetap Berdaya
Korwil Bidikdaya Sukapura Sukses Gelar Halal Bihalal Di GWS
Kecamatan Kaliwates Gelar Halal Bihalal dengan Dispendik dan Gus Birbik Anggota Komisi D DPRD Jember
Sambut Pasca Libur Idul Fitri 1447 H, MIN 2 Probolinggo Laksanakan Halal Bihalal
SMPN 1 Arjasa Asah Empati dan Kepedulian Sosial siswa Dengan Aksi Berbagi Takjil
KB Edelweis Tengger Laksanakan Pasraman, Tanamkan Budi Pekerti dan Etika Sejak Dini
GEMASABA Bali Hadiri Pelantikan Pengurus PC PMII Kota Denpasar
Harmoni Kebaikan di Bulan Penuh Ampunan: Pramuka SMPN 2 Tanjung Nyalakan Lentera Harapan bagi Ratusan Jiwa, Mengukir Kisah Inspiratif

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:21 WIB

Jembatan Putus, Asa Tak Pupus : Warga Pancor Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Demi Pendidikan

Minggu, 5 April 2026 - 04:10 WIB

Di Tengah Efisiensi Anggaran yang Bergulir Secara Nasional, Lumajang Pastikan PPPK Tetap Berdaya

Sabtu, 4 April 2026 - 05:43 WIB

Korwil Bidikdaya Sukapura Sukses Gelar Halal Bihalal Di GWS

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:48 WIB

Kecamatan Kaliwates Gelar Halal Bihalal dengan Dispendik dan Gus Birbik Anggota Komisi D DPRD Jember

Senin, 30 Maret 2026 - 03:05 WIB

Sambut Pasca Libur Idul Fitri 1447 H, MIN 2 Probolinggo Laksanakan Halal Bihalal

Berita Terbaru