GEBRAKAN SPMB BREBES 2026: STOP PUNGLI, DAFTAR SEKOLAH CUKUP DARI HP Perbup Baru Diteken, Gandeng KPK. Seluruh SMP Negeri 100% Online

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo Doc :Agus

BREBES,GarudaXpose.com//– Pemkab Brebes resmi mengakhiri era antre panjang dan “jalur belakang” dalam penerimaan siswa. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 resmi naik kelas: berbasis daring, gratis, dan diawasi KPK.

Kepastian itu ditandai penyerahan Peraturan Bupati Brebes No. 10 Tahun 2026 dan Juknis SPMB oleh Bupati Hj Paramitha Widya Kusuma kepada Dindikpora, Senin 25/5/2026 di Pendopo Brebes. Aturan ini merevisi Perbup 25/2025 dan diperkuat Keputusan Bupati No. 420/113/2026 serta SE KPK RI No. 7 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dan gratifikasi di SPMB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan setiap anak di Brebes dapat kesempatan pendidikan yang sama, tanpa kecurangan, dan prosesnya bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati Paramitha.

Kepala Dindikpora Sutaryono SH MH menyebut digitalisasi jadi kunci menutup celah pungli. “Kalau semua data terekam sistem, intervensi susah. Tahun 2026 ini tonggak sejarah. Orang tua tak perlu lagi daftar manual, cukup siapkan KK dan dokumen digital dari rumah,” ujarnya.

Tahap awal, pendaftaran online dirintis di 7 TK Negeri Pembina dan 23 SD percontohan di 17 kecamatan. Seluruh SMP Negeri se-Brebes langsung wajib 100% daring. Artinya, lebih dari 15 ribu calon siswa SMP tahun ini pertama kali merasakan daftar sekolah lewat HP.

Mekanismenya, orang tua akses portal resmi SPMB Dindikpora, unggah dokumen, lalu pilih jalur zonasi, afirmasi, prestasi, atau mutasi. Dindikpora menegaskan seluruh proses tanpa biaya. “Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Operasional sudah dianggarkan BOSP. Jika ada yang minta biaya, itu pelanggaran dan bisa dilaporkan,” tegas Sutaryono.

Pengawasan diperketat dengan sosialisasi daring-luring hingga desa. Setiap sekolah wajib bentuk panitia dan buka posko pengaduan. Hasil seleksi bisa dipantau real-time oleh publik. Data nilai, zonasi, dan afirmasi masuk sistem yang sama, sehingga jejak digital jelas jika ada kejanggalan.

Langkah ini jadi jawaban keresahan orang tua tiap tahun ajaran baru. “Tugas kami memastikan tidak ada anak Brebes kehilangan hak sekolah hanya karena akses dan biaya. Digitalisasi ini alat agar pendidikan lebih berkeadilan,” pungkas Bupati Paramitha.

Dindikpora menambahkan, evaluasi SPMB 2026 akan jadi dasar perluasan sistem daring ke seluruh TK dan SD tahun berikutnya. Targetnya: Brebes bersih, pendidikan adil, semua anak bisa sekolah.***

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
TK ABA Betung Gelar Lomba Mewarnai Gratis, Hadiah Menarik Menanti, Sambut Tahun Ajaran 2027/2028
Polisi Jogo Sekolah Digencarkan, Kapolres Probolinggo Kota Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Silaturahmi Kapolda Sumsel Bersama Pimpinan Kampus, UNITAS Palembang Tegaskan Komitmen Kolaborasi
Ketum FORJI Lumajang Ucapkan Selamat kepada Bahrusyofan Hasanudin, S.H. atas Lulus Yudisium STIH Jenderal Sudirman Lumajang
Retreat Kepala Sekolah Gagal, LSM Lira Kota Malang Minta Transparansi Anggaran 300 Juta
Bangun Kepedulian di Kalangan Pelajar, Polsek Tongas Sosialisasikan Pencegahan Bullying
Kapolres Lumajang: Cerdas Tanpa Narkoba, Bijak Bermedia Sosial dan AI-Edukasi Ratusan Pelajar SMKN 1

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Minggu, 1 November 2026 - 05:11 WIB

TK ABA Betung Gelar Lomba Mewarnai Gratis, Hadiah Menarik Menanti, Sambut Tahun Ajaran 2027/2028

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Polisi Jogo Sekolah Digencarkan, Kapolres Probolinggo Kota Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Silaturahmi Kapolda Sumsel Bersama Pimpinan Kampus, UNITAS Palembang Tegaskan Komitmen Kolaborasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:08 WIB

Ketum FORJI Lumajang Ucapkan Selamat kepada Bahrusyofan Hasanudin, S.H. atas Lulus Yudisium STIH Jenderal Sudirman Lumajang

Berita Terbaru