GarudaXpose.com I Lumajang – Menyikapi beredarnya isu kelangkaan gas LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Lumajang, Satuan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Lumajang turun langsung melakukan pengecekan ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Sinar Agung Putra Abadi, yang berlokasi di Jalan Lintas Timur (JLT), Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang, Selasa (24/3/2026).
Dari pantauan di lapangan, aktivitas pengisian tabung LPG 3 kg di SPPBE tersebut terpantau berjalan normal. Petugas kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pihak pengelola untuk memastikan proses produksi dan distribusi tetap lancar, terutama menjelang dan saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah memastikan langsung kondisi stok dan distribusi LPG 3 kg di SPPBE.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari hasil pengecekan, produksi tetap berjalan normal, bahkan pada hari libur tetap beroperasi, hanya berhenti saat pelaksanaan Salat Idul Fitri. Untuk distribusi rata-rata mencapai 30 hingga 31 truk per hari, dengan jumlah sekitar 15.000 hingga 17.000 tabung,” ujarnya di lokasi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketersediaan stok gas LPG 3 kg dalam kondisi aman. Berdasarkan data dari pihak SPPBE, stok akhir saat ini mencapai kurang lebih 52.000 kilogram.
“Stok dalam kondisi aman dan mencukupi. Agen juga rutin melakukan pengambilan setiap hari, sehingga tidak ada kendala dari sisi distribusi di tingkat SPPBE,” tambahnya.
Terkait isu kelangkaan yang beredar di masyarakat, AKP Pras menegaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh gangguan pasokan dari distributor maupun SPPBE.
“Dari keterangan petugas SPPBE, kelangkaan bukan berasal dari distributor. Kemungkinan besar disebabkan oleh peningkatan konsumsi masyarakat yang cukup tinggi menjelang dan saat Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.
Polres Lumajang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) dan tetap menggunakan LPG sesuai kebutuhan. Selain itu, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi LPG 3 kg tetap berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Kami akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi LPG bersubsidi,” pungkasnya.












