Bali Sepakat Jaga Esensi Kesucian Nyepi dan Idul Fitri

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Koster Kumpul Bersama Forkopimda, Majelis Agama, FKUB dan Ormas

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menggelar ramah tamah dalam rangka menyambut hadirnya Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 yang hampir bersamaan dengan Hari Raya Idup Fitri 1447 Hijriah, guna mempererat hubungan Silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara Pemprov Bali dengan Unsur Forkopimda, FKUB, Majelis dan Lembaga Keagamaan serta Organisasi Masyarakat bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Senin (16/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ungkapan sekapur sirih, Gubernur yang sebelumnya menjabat Anggota DPR RI selama tiga periode, dan cukup lama tinggal di Ibukota Jakarta ini mengaku mengikuti dan  paham betul berbagai dinamika dalam menyambut Hari Raya Suci Nyepi dan Idul Fitri, yang diantaranya ada selisih hari peringatan.  Begitu pula halnya dengan tahun ini, ada yang sudah menentukan, namun secara umum masih menunggu hasil sidang Isbat oleh pemerintah pusat.

“Umat Muslim tahun ini mungkin ada yang merayakan Idul Fitri tanggal 20, mungkin juga tanggal 21 sesuai perkiraan yang tertera pada tanggal merah kalender tahunan, namun kita tunggu hasil keputusan sidangnya dulu.

Dan kebetulan Hari Raya Nyepi jatuhnya tanggal 19, jika ada yang merayakan Idul Fitri tanggal 20 jadi ya malam takbiran berbarengan dengan Nyepi. Dalam pelaksanaan takbiran, umat muslim ada yang melaksanakan di Masjid, ada yang tidak melaksanakan maupun ada yang melaksanakan di rumah masing – masing,” urai Gubernur Wayan Koster.

Lebih jauh menurut Gubernur Bali, momen Hari Raya dua agama yang dirayakan hampir bersamaan ini menjadi hal yang bagus dan positif bagi Bali, serta penanda kondusifitas dan tingginya toleransi beragama seperti yang dikenal selama ini, terutama dalam hal menjaga citra pariwisata Bali.

“Kami sudah dapat berkumpul dengan seluruh Pimpinan Majelis Agama baik agama Muslim maupun agama lainnya, berkomunikasi bersama Para Pimpinan Forkopimda, hingga beberapa Menteri terkait, membahas topik yang sama, dan Saya sampaikan kondisi Bali baik – baik saja seperti kita berkumpul bersama disini malam ini,” jelas Gubernur disambut aplaus para peserta.

Gubernur Wayan berharap dinamika perbedaan pandangan yang berkembang di media sosial tidak terus dibahas, hal yang menurutnya lebih penting yakni kondusifitas Bali.

Untuk itu menjadi tanggungjawab setiap Pimpinan Majelis dan tokoh agama memberikan pencerahan kepada masing – masing sesuai kesepakatan yang disetujui dalam pertemuan sebelumnya, serta menjadi tanggungjawab setiap orang yang tinggal di Bali untuk menjaga esensi kesucian Hari Raya Nyepi maupun Hari Raya Idul Fitri.

“Saya selaku Gubernur Bali, dan para hadirin selaku Pimpinan di institusi ataupun organisasi masing – masing memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan Kondusifitas Bali tetap terjaga dengan baik sesuai kesepakatan yang sudah kita ambil.

Semoga Hari Raya berjalan dengan khidmat dan lancar, Idul Fitri juga khusuk. Puasa hampir sebulan, tinggal menunggu perayaan lagi beberapa hari, godaannya lagi sedikit, jika bisa melewati ini tentu akan bagus hasilnya. Begitu sebaliknya umat Hindu, agar Nyepi berjalan bagus,” imbuhnya.

“Kita selaku para Pimpinan dalam wilayah masing – masing mari memberikan pemahaman kepada umat, Idul Fitri tidak hanya menjadi urusan umat muslim, Nyepi tidak hanya menjadi urusan umat Hindu, tetapi urusan kita semua yang tinggal di Bali. Mari kita bangun kehidupan yang guyub sesama makhluk hidup,” pungkas Gubernur Wayan Koster. (Leonk/ Gustra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram
Pemerintah Desa Tempeh Tengah Lumajang Tetapkan RKP Desa 2027, TNI-Polri Kawal Transparansi Pembangunan
Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031
Penetapan RKP TA 2027, Pemerintah Desa Wonotoro Siap Bekerja Bersama Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Rabu, 16 September 2026 - 06:24 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 16 September 2026 - 06:20 WIB

Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Berita Terbaru