Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) bersama warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (7/5/2026).
Massa menuntut pemerintah menurunkan harga BBM non-subsidi yang dinilai terlalu tinggi.
Aksi tersebut diikuti oleh gabungan beberapa LSM, di antaranya GMPKP, PPUK, MAPAN, SEROJA, BP2A2N, GERAM, PIK RATA, dan MATAHARI. Massa mulai berkumpul sejak pukul 10.00 WIB hingga aksi berlangsung selesai.
Dalam orasinya, para peserta aksi menyampaikan sejumlah tuntutan masyarakat, di antaranya menolak kenaikan harga BBM non-subsidi dan meminta pemerintah menghentikan kebijakan yang dianggap memberatkan rakyat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menolak kenaikan harga BBM non-subsidi yang dinilai keterlaluan dan menghentikan pemiskinan rakyat,” ujar salah satu orator.
Massa juga menyoroti kenaikan harga BBM jenis Pertamina Dex yang disebut mencapai hingga 64 persen pada 18 April 2026. Kenaikan tersebut dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat.
Aksi unjuk rasa kemudian ditanggapi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Amud. Ia menyatakan aspirasi massa akan dituangkan dalam surat resmi untuk disampaikan kepada pemerintah pusat.
Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih berlangsung.
(Spi)











