Wujud Kepedulian TNI Di Tengah Adat Bali, Babinsa Mas Amankan Upacara Palebon Jero Mangku

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Bali – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam menjaga kelancaran serta keamanan kegiatan adat dan keagamaan di wilayah binaan, Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud, Sertu.

Made Surita bersama Bhabinkamtibmas Desa Mas, Aiptu. Made Karuna serta Pecalang Desa Adat Pengosekan melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Upacara Pelebon (Ngaben) almarhumah Jero Mangku Ni Nyoman Jenek (85 tahun), Jero Mangku Istri Pura Puseh dan Desa, warga Desa Adat Pengosekan, Banjar Pengosekan Kelod, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar yang meninggal dunia karena sakit.

Rangkaian kegiatan upacara diawali dengan prosesi Melaspas terhadap sarana dan prasarana upakara berupa Bade, Singa serta sarana pendukung lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya dilaksanakan upacara pecaruan Galang Kangin Pemargi Layon ke Setra sebagai bagian dari rangkaian ritual adat sebelum pemberangkatan jenazah.

Setelah seluruh rangkaian prosesi adat di rumah duka selesai, jenazah almarhumah diberangkatkan dari rumah duka yang berada di Jalan Raya Pengosekan menuju Kuburan Desa Adat Pengosekan, dengan diusung oleh warga banjar setempat.

Setibanya di setra, rangkaian upacara dilanjutkan dengan prosesi kremasi/pembakaran jenazah, dan selanjutnya dilaksanakan prosesi nganyut atau pelarungan abu jenazah di Pantai Lembeng, Kecamatan Sukawati.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Mas bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Pengosekan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur prosesi dari rumah duka menuju setra dengan jarak kurang lebih 700 meter.

Pengaturan lalu lintas dilakukan dengan menerapkan SOP CB-1 (sistem buka – tutup arus) secara prioritas guna menjamin kelancaran prosesi adat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan lainnya.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, berkat sinergi yang solid antara aparat kewilayahan, Pecalang, panitia adat serta partisipasi aktif masyarakat. @ (SRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Jaya Negara Teken MoU dengan BPSDMP Kemenhub, Cetak SDM Transportasi Unggul Berbasis Daerah Lewat Program Pembibitan Taruna
Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih di Pura Tedung Sari dan Pura Ratu Gede  Bagawan Penyarikan Banjar Pesanggaran
Gubernur Koster Tegaskan Jangan Terprovokasi, Jaga Bali Tetap Aman dan Kondusif
Wawali Arya Wibawa Resmi Buka Rare Angon International Kite Festival 2026
Pemprov Bali Perkuat Sinergi Bersama Ombudsman RI Demi Kualitas Pelayanan
Diduga Curi Ayam, Pria Tewas Dikeroyok Massa di Bali, Desakan Penegakan Hukum Menguat
Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan
Pemerintah Bali Lakukan Penutupan Akses Sistem OSS Terhadap Sejumlah KBLI Kategori Risiko Rendah

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:39 WIB

Wali Kota Jaya Negara Teken MoU dengan BPSDMP Kemenhub, Cetak SDM Transportasi Unggul Berbasis Daerah Lewat Program Pembibitan Taruna

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:02 WIB

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih di Pura Tedung Sari dan Pura Ratu Gede  Bagawan Penyarikan Banjar Pesanggaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:21 WIB

Gubernur Koster Tegaskan Jangan Terprovokasi, Jaga Bali Tetap Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 00:35 WIB

Wawali Arya Wibawa Resmi Buka Rare Angon International Kite Festival 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:43 WIB

Pemprov Bali Perkuat Sinergi Bersama Ombudsman RI Demi Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru