UHC Capai 99,51 Persen, Pemkot Probolinggo Perkuat Validitas Data Jaminan Kesehatan

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, saat membuka Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Bidang Kesehatan, Selasa (5/5/2026) di Command Center.

Forum ini menjadi wadah evaluasi sekaligus penguatan implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, yakni dr. Kemas Rona Kurniawansyah, bersama Kepala Dinas Kesehatan PPKB, dr. Intan Sudarmadi, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, wali kota menyoroti persoalan akurasi data kepesertaan yang dinilai masih menjadi tantangan utama. Menurutnya, perubahan data yang dinamis kerap berdampak pada status jaminan kesehatan masyarakat, khususnya bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Validitas data menjadi kunci. Ketika data berubah-ubah, maka dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Ini yang harus kita sikapi bersama dengan langkah cepat dan terkoordinasi,” ujar Aminuddin.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Probolinggo telah menyiapkan sejumlah kebijakan, termasuk alokasi dana cadangan untuk menjamin keberlangsungan pembiayaan kesehatan warga. Skema ini juga mencakup perlindungan bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun kesalahan dalam pendataan.

Berdasarkan data tahun 2026, capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kota Probolinggo telah mencapai 99,51 persen, dengan total peserta JKN sebanyak 243.651 jiwa. Angka tersebut menunjukkan tingkat kepesertaan yang hampir menyeluruh.

Meski demikian, wali kota mengingatkan potensi meningkatnya jumlah masyarakat rentan seiring tekanan ekonomi global dan dinamika ketenagakerjaan.

“Kita harus siap menghadapi kemungkinan bertambahnya warga yang membutuhkan perlindungan. Dampak ekonomi global bisa berimbas pada sektor pekerjaan, sehingga sistem harus benar-benar siap,” tegasnya.

Forum komunikasi ini juga bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor, menyatukan pemahaman antar pemangku kepentingan, serta mempercepat penyelesaian kendala teknis di lapangan terkait pelaksanaan program JKN-KIS.

Sementara itu, Dinas Kesehatan PPKB Kota Probolinggo terus melakukan pembaruan data peserta secara berkala, khususnya pada segmen peserta bukan penerima upah yang dibiayai pemerintah daerah. Upaya tersebut diiringi peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas.

Pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi anggaran, penguatan regulasi kepesertaan, serta penyesuaian segmen peserta agar lebih banyak warga yang dapat terakomodasi dalam skema jaminan kesehatan.

Melalui langkah ini, Pemkot Probolinggo berharap sistem layanan kesehatan semakin inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger
Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti
Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden
InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas
Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Berita Terbaru

Olahraga

Senin, 3 Agu 2026 - 05:54 WIB