GarudaXpose.Com I Padang lawas- Sebuah pengalaman tak terduga dialami ibu bernama Juwita Hasibuan, warga Lingkungan III kelurahan pasar Sibuhuan, kemacatan Barumun Kabupaten Padang Lawas. Ratusan lembar uang kertas senilai total delapan juta rupiah yang sempat ia lupakan ditemukan dalam kondisi rusak parah. Kini, ia berharap pihak Bank BRI Cabang Sibuhuan bersedia menukarkan uang tersebut dengan uang yang layak pakai.
Kisah ini terungkap pada Jumat, 3 Juli 2026, saat ibu Juwita Hasibuan menyampaikan keluh kesahnya sekaligus memperlihatkan uang yang rusak tersebut kepada awak media di rumah kediamannya. Menurut penuturannya, uang kertas pecahan seratus ribu rupiah itu sempat ia taruh di suatu tempat namun lupa keberadaannya.
Setelah sekian lama hilang, uang tersebut akhirnya ditemukan tersembunyi di bawah kulkas rusak bagian pendinginya Sayangnya, kulkas yang rusak itu merembeskan air yang dikarenakan gumpalan es dari dalam kulkas mencair yang kemudian membasahi dan merusak seluruh uang kertas berjumlah 80 lembar dengan nilai total Rp8 juta tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kondisi uang yang robek dan lembap itu, Juwita pun berinisiatif akan menanyakan kepada petugas Bank BRI Cabang Sibuhuan apakah uang yang sudah rusak seperti itu masih bisa ditukarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya sangat berharap pihak bank bisa memberikan solusi dan bersedia menukarkan uang ini dengan uang yang bagus. Uang ini adalah milik saya yang sempat lupa saya taruh di mana, dan sekarang kondisinya rusak karena terendam air dari kulkas yang rusak,” ungkap Juwita kepada awak media.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian resmi dari pihak BRI Cabang Sibuhuan terkait kelayakan penukaran uang yang mengalami kerusakan akibat peristiwa ini. Biasanya, penukaran uang rusak di bank mengacu pada ketentuan keutuhan fisik uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
Arman Effendi












