Tangis Pecah di Ruang Guru: Ijazah 6 Tahun Pulang Tanpa Mahar

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan photo:Dio Aprianto, 24, memeluk map biru berisi ijazahnya,(Jum’at 3 Juli 2026)

BREBES,GarudaXpose.com// – Ruang administrasi SMK Karya Bakti Brebes basah oleh air mata. Dio Aprianto, 24, memeluk map biru berisi ijazahnya erat-erat. Enam tahun dokumen itu tertahan, hari ini pulang tanpa syarat, tanpa rupiah.Jum’at 3 Juli 2026

Bendahara Eko Nur Fauzi menyerahkan langsung kepada Dio yang datang bersama ibunya, Wastiah, 51. Tunggakan Rp3.600.000 sejak Dio lulus 2020 resmi diputihkan sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini diserahkan ijazahnya, tanpa ada syarat. Semua tunggakan dihapus. Ini bentuk tanggung jawab moral kami. Ijazah adalah hak anak,” kata Eko dengan suara bergetar. Matanya berkaca-kaca saat menatap Wastiah.

Eko mengaku berat. Di lemari besi belakangnya, masih bertumpuk ratusan ijazah bernasib sama. “Jujur, kami juga tidak tega. Tapi sekolah juga butuh operasional. Sekarang kami putuskan, yang mau ambil silakan datang. Kami buka pintu selebar-lebarnya. Jangan sampai pendidikan mati karena tunggakan,” tegasnya.

Wastiah tak sanggup bicara. Tangannya yang kasar karena buruh cuci gemetar saat menyentuh map ijazah anaknya. Isak tangisnya pecah. Selama enam tahun, ia begadang jahit sobekan karung demi menyisihkan uang, tapi tak pernah cukup menebus ijazah.

“Alhamdulillah ya Allah… Enam tahun saya nunggu. Tiap malam saya berdoa sambil jahit. Anak saya pinter, tapi ijazahnya saya yang nggak mampu nebus. Hari ini Allah jawab lewat sekolah,” ucap Wastiah terbata, air matanya jatuh membasahi lantai keramik.

Dio mengusap punggung ibunya. Enam tahun ia jadi kuli bangunan, menahan malu tiap ditanya HRD soal ijazah asli. Lamaran kerja formal selalu kandas. Kini lembar itu jadi kunci daftar beasiswa di Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal.

Ditatapnya wajah Eko dan ibunya bergantian. Lalu ia bicara pelan, seperti berjanji pada seluruh alumni yang masih menunggu: “Terima kasih buat Pak Eko, buat guru-guru yang akhirnya buka jalan. Terima kasih buat Ibu yang tidak pernah berhenti percaya meski saya sudah pasrah. Untuk teman-teman yang ijazahnya masih ketahan, cepat diambil. Jangan takut datang ke sekolah. Kita berhak punya masa depan. Pendidikan tidak boleh kalah sama biaya,” pungkasnya.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Kesadaran Hukum, Polres Lumajang Edukasi Pelajar Cegah Perundungan di Sekolah
Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur
Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm
Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud
KKN UPGRIS Bantu UMKM Desa Ngemplak Naik Kelas Lewat Branding Kreatif dan Digitalisasi Usaha
Pemkab Banyuwangi Terus Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
Sambangi SMPN 3 Kalipuro, Polwan Banyuwangi Beri Edukasi Kenakalan remaja

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 03:19 WIB

Pentingnya Kesadaran Hukum, Polres Lumajang Edukasi Pelajar Cegah Perundungan di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Sabtu, 5 September 2026 - 04:51 WIB

Polisi Kerahkan untuk Pengamanan Peringatan Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Tempeh, Lalu Lintas Diatur

Jumat, 4 September 2026 - 04:23 WIB

Dari Lahan Sekolah untuk Swasembada Pangan: SMPN 2 Jatibarang Panen Jagung dan Belajar Budidaya Melon Premium di Garuda Farm

Rabu, 2 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Koster Hadiri Puncak Dies Natalis ke-59 FEB dan Unud

Berita Terbaru