Garudaxpose.com | Lumajang – Sungai Selokambang yang terletak di desa Purwosono, kecamatan Sumbersuko kabupaten Lumajang, pada masa lalu merupakan sebuah situs ritus Tirta alam terbuka yang sangat sakral sekaligus menjadi situs penyelamatan benda suci.
Batas suci permanen di alam terbuka keberadaan arca dwarapala dari batu andesit yang berat membuktikan bahwa wilayah tersebut dipatok sebagai area suci.
Arca ini berfungsi sebagai penjaga masuk gerbang alamiah (bukan gerbang candi batu untuk membatasi wilayah) untuk membatasi area sakral di sekitar mata air. Kamis (23/07/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terbukti dengan ditemukannya arca arca menunjukkan adanya aktivitas ritual berkala dimana arca logam tersebut dibawa ke sungai khusus untuk upacara penyucian.
Adapun arca yang ditemukan berkesinambungan di area aliran sungai wisata Selokambang antara lain, Arca Nandi, Arca Siwa, Arca Ganesha berukuran kecil.
” Untuk arca arca berukuran kecil saya temukan di area aliran sungai wisata Selokambang kurang lebih pada tahun 1995, merupakan bukti peninggalan sejarah bahwa wisata Selokambang yang merupakan patirtan yang disucikan, disana pada dahulu kala sudah ada peradaban budaya yang sangat sakral,” terang Hari.
Arca arca yang ditemukan tersebut tetap disimpan dan terawat agar nantinya bisa menjadi bukti sejarah bahwa pemandian alam Selokambang di sakralkan pada jaman dahulu.
” Untuk arca arca yang saya temukan masih tersimpan dan terawat agar nantinya menjadi bukti sejarah bahwa di Lumajang ada patirtan suci yang disakralkan yaitu pemandian alam Selokambang,” Pungkas Hari.











