Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Poskamling RT 01 RW 02 Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, bersiap membawa nama daerah dalam Lomba Poskamling tingkat Provinsi Jawa Timur. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk menunjukkan kesiapan sekaligus kekuatan kebersamaan masyarakat di tingkat lingkungan.
Status sebagai wakil Kota Probolinggo membuat persiapan dilakukan secara lebih serius. Pengurus lingkungan bersama warga menyiapkan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan keberadaan Poskamling, termasuk aktivitas masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.
Bagi warga, lomba tersebut bukan sekadar ajang untuk meraih prestasi. Kegiatan ini menjadi kesempatan memperlihatkan bagaimana masyarakat secara mandiri membangun sistem keamanan lingkungan melalui kepedulian, komunikasi dan gotong royong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai persiapan dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Warga mengambil peran sesuai kebutuhan sehingga proses persiapan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus lingkungan.
Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Sumbertaman, Mustain, menyampaikan bahwa warga menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya untuk mewakili Kota Probolinggo.
“Kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Karena itu, warga RT 01 bersama pengurus terus mempersiapkan diri dan berusaha menunjukkan bahwa kegiatan Poskamling di lingkungan kami berjalan dengan baik,” kata Mustain.
Menurut Mustain, kegiatan keamanan lingkungan selama ini dibangun melalui kesadaran warga. Poskamling menjadi salah satu sarana yang mempertemukan masyarakat sekaligus memudahkan koordinasi apabila terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Ia berharap proses persiapan lomba tidak mengubah semangat dasar keberadaan Poskamling. Setelah pelaksanaan lomba selesai, kegiatan ronda dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tetap berjalan sebagaimana sebelumnya.
Dukungan terhadap RT 01 juga diberikan oleh pengurus RW 02. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh unsur masyarakat dapat bergerak bersama dalam mempersiapkan keikutsertaan pada tingkat provinsi.
Ketua RW 02 Kelurahan Sumbertaman, Rebudi, mengatakan pihaknya melihat keikutsertaan RT 01 sebagai hasil dari kerja keras dan kekompakan masyarakat.
“RT 01 tidak berangkat sendiri. Ada dukungan dari warga, pengurus RW dan berbagai pihak yang ikut membantu. Kami ingin kesempatan ini menjadi kebanggaan bersama sekaligus memotivasi warga untuk semakin aktif menjaga lingkungan,” ujar Rebudi.
Rebudi menilai keberadaan Poskamling memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar tempat menjalankan ronda. Dari Poskamling, komunikasi antarwarga dapat terbangun dan berbagai informasi mengenai kondisi lingkungan bisa lebih cepat disampaikan.
Karena itu, ia mendorong agar keberadaan Poskamling terus dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan warga mengenai kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.
Persiapan menuju lomba kemudian mendapat dukungan dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo. Kehadiran BPBD turut memberikan warna pada kegiatan Poskamling melalui penguatan materi edukasi kebencanaan.
Tidak hanya menyampaikan edukasi, unsur BPBD juga terlibat dalam pembuatan video edukasi kebencanaan. Materi tersebut dikemas sebagai sarana untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang pentingnya kesiapan menghadapi potensi bencana.
Sekretaris BPBD Kota Probolinggo, Dedy Ristantama, menjelaskan bahwa masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana. Pengetahuan dasar yang dimiliki warga dapat menjadi modal awal ketika terjadi keadaan darurat.
“BPBD ikut mendukung kegiatan ini karena kesiapsiagaan masyarakat perlu dibangun dari lingkungan paling bawah. Kami memberikan edukasi sekaligus terlibat dalam pembuatan video kebencanaan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat,” ujar Dedy.
Dedy mengatakan edukasi kebencanaan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika terjadi bencana. Masyarakat perlu dibekali pengetahuan sejak dini agar mampu mengenali risiko di sekitar tempat tinggal dan mengetahui langkah yang harus dilakukan.
Menurutnya, Poskamling dapat menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun komunikasi mengenai kebencanaan. Pertemuan warga yang berlangsung di lingkungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi mengenai pencegahan dan kesiapsiagaan.
“Kami ingin edukasi ini memiliki manfaat jangka panjang. Jadi, video yang dibuat maupun materi yang disampaikan bukan hanya untuk mendukung lomba, tetapi dapat menjadi pengingat bagi warga agar selalu siap dan waspada terhadap potensi bencana,” tegas Dedy.
Keterlibatan BPBD mendapat sambutan positif dari pengurus RT. Mustain menilai materi kebencanaan memberikan tambahan wawasan bagi warga yang sebelumnya lebih banyak memandang Poskamling dari sisi keamanan dan ketertiban.
“Sekarang warga memahami bahwa Poskamling juga bisa menjadi tempat membangun kesiapsiagaan. Dukungan BPBD memberikan pengetahuan tambahan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Mustain.
Hal serupa disampaikan Rebudi. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dengan pemerintah menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan yang aman sekaligus memiliki kesiapan menghadapi kondisi darurat.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut. Keamanan dan kebencanaan sama-sama membutuhkan kepedulian masyarakat, sehingga keduanya harus dibangun bersama,” tutur Rebudi.
Persiapan Lomba Poskamling tingkat Provinsi Jawa Timur akhirnya tidak hanya menjadi agenda kompetisi bagi warga RT 01 RW 02 Kelurahan Sumbertaman. Rangkaian kegiatan tersebut berkembang menjadi momentum memperkuat komunikasi, gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Kehadiran unsur BPBD dalam pembuatan video edukasi kebencanaan turut memperluas pesan yang dibawa Poskamling. Masyarakat diajak memahami bahwa lingkungan yang tangguh bukan hanya ditandai dengan keamanan yang terjaga, tetapi juga kemampuan warga menghadapi potensi risiko bencana.
Dengan membawa nama Kota Probolinggo, warga RT 01 RW 02 Kelurahan Sumbertaman kini mempersiapkan diri menghadapi penilaian di tingkat Provinsi Jawa Timur. Semangat warga untuk memberikan yang terbaik diharapkan menjadi modal penting dalam menunjukkan potensi Poskamling berbasis masyarakat sekaligus memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan. (septyan)













