Garudaxpose.com | Probolinggo – Keseruan Mango Carnival of Indonesia 2026 terus berlanjut. Setelah kirab 50 gunungan mangga, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar Mango Fun Walk yang disambut antusias ribuan warga, Jumat (30/10/2026) pagi.
Jalan sehat tersebut mengambil rute dari Alun-Alun Kota Probolinggo dan finis di Kebun Mangga Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda favorit dalam rangkaian Mango Carnival perdana di Indonesia.
Jalan sehat dilepas langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin. Turut hadir Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Ribut Yudo Apriyantono, Ketua Pengadilan Negeri Erwin Ardian, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusli, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, jajaran Forkopimda, Sekda, kepala OPD, camat, lurah, hingga karyawan Pemkot dan masyarakat umum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum flag off, Wali Kota bersama Forkopimda dan Ketua TP PKK melakukan penanaman pohon mangga di lahan milik Pemkot di Jalan Mawar Permai, Kelurahan Sukabumi. Penanaman ini menjadi simbol komitmen Pemkot untuk memperkuat identitas Kota Probolinggo sebagai Kota Mangga.
Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Aminuddin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan mangga sebagai ikon kebanggaan bersama.
“Ke depan, kita ingin mangga menjadi ikon Kota Probolinggo. Harapannya, setiap rumah memiliki pohon mangga. Untuk mendukung hal tersebut, bibit mangga bisa disediakan melalui DKPPP. Mari kita sukseskan Mango Carnival of Indonesia 2026 dengan ikut meramaikan dan menyaksikan berbagai kegiatannya di Stadion Bayuangga,” ajak Wali Kota.
Menurutnya, mangga bukan hanya komoditas pertanian, melainkan juga penggerak ekonomi kerakyatan dan potensi wisata yang harus terus dikembangkan.
Mango Carnival of Indonesia 2026 sendiri menjadi event perdana yang diinisiasi Pemkot Probolinggo untuk mempromosikan mangga Probolinggo agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pameran, kontes mangga, festival kuliner, kirab gunungan, lomba erok-erok, hingga diskusi pengembangan mangga.
Setibanya di Kebun Mangga Tisnonegaran, kemeriahan semakin terasa. Peserta diajak panen dan petik mangga langsung dari pohon. Kebun mangga tersebut diperkenalkan sebagai destinasi wisata edukasi baru di Kota Probolinggo.
Panitia juga menghadirkan stan UMKM yang menjajakan berbagai produk unggulan daerah, sehingga kegiatan olahraga ini sekaligus menjadi ajang pemberdayaan ekonomi lokal.
Tak kalah menarik, panitia menyiapkan puluhan doorprize, mulai dari paket sembako hingga hadiah utama satu unit sepeda listrik. Hadiah utama berhasil dibawa pulang oleh Zubaidah, warga Kecamatan Kanigaran.
“Alhamdulillah, saya senang sekali dan benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan sepeda listrik. Semoga Mango Carnival ini terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi agenda rutin Kota Probolinggo,” ungkap Zubaidah dengan wajah bahagia.
Melalui Mango Fun Walk, Pemkot Probolinggo ingin membangun kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah bersama untuk mendukung petani mangga, mengembangkan UMKM, dan memperkuat branding Kota Probolinggo sebagai daerah penghasil mangga unggulan dengan daya tarik ekonomi dan pariwisata.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo















