Rp 15.000 Bukan Sepenuhnya Untuk Bahan Baku, Begini Penjelasan BGN Soal Program MBG

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditetapkan sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 sebagaimana ramai diperbincangkan di media sosial selama bulan ramadhan ini.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, di Jakarta, Selasa (24/02/2026), sebagai respons atas polemik terkait dugaan penyimpangan alokasi anggaran menu MBG.

Menurut Nanik, besaran anggaran Rp13.000 untuk balita hingga siswa kelas 3 SD, serta Rp15.000 untuk siswa kelas 4 SD ke atas hingga ibu menyusui, tidak sepenuhnya digunakan untuk bahan baku makanan. Sebagian dana dialokasikan untuk kebutuhan operasional dan insentif mitra pelaksana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1–3 sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui sebesar Rp10.000 per porsi,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, anggaran MBG juga mencakup biaya operasional sebesar Rp3.000 per porsi. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan pendukung seperti pembayaran listrik, internet dan telepon, gas, air, insentif relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), insentif guru PIC, insentif kendaraan, pembayaran BPJS Ketenagakerjaan relawan, insentif kader posyandu untuk distribusi 3B, pembelian alat pelindung diri dan perlengkapan kebersihan, BBM mobil operasional MBG, hingga operasional Kepala SPPG beserta tim.

Selain itu, terdapat alokasi Rp2.000 per porsi untuk sewa lahan dan bangunan, termasuk dapur, gudang, kamar mes, pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sistem filtrasi air, serta sewa peralatan memasak modern seperti steam rice, mesin pencuci ompreng, kompor, kulkas, chiller, freezer, panci, dan ompreng.

Dalam petunjuk teknis (juknis) terbaru Nomor 401.1, anggaran Rp2.000 per porsi tersebut dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG yang disediakan mitra sebesar Rp6 juta per hari, dengan asumsi satu SPPG melayani sekitar 3.000 penerima manfaat.

BGN menyatakan tetap terbuka terhadap masukan dan laporan masyarakat apabila ditemukan indikasi menu MBG yang dinilai tidak sesuai dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan.

“Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur pengawasan yang berlaku, guna memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan,” tutup Nanik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster
Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah
Diduga Terjebak Transaksi Tanah Bermasalah, Pembeli Belum Kantongi Bukti Kepemilikan yang Sah Meski Dana Ratusan Juta Telah Diserahkan
pembekalan kepada 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari Akademi Militer (Akmil),
BREBES TEMBUS PUSAT! Tiga Wasit Lolos Penyegaran Nasional PSSI di Depok, Ketua PSSI Brebes: Brebes Bukan Daerah Pelengkap
Ketua Fraksi DPRD Brebes Murnaeni Sambut Pelantikan Sudaryono Sebagai Kepala BGN Baru
Pucuk BGN Kembali Berganti,Ketua DPC Gerindra Brebes Abah Wurja.S.E: Sudaryono Sosok Tegas Selamatkan MBG
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:41 WIB

Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:03 WIB

Diduga Terjebak Transaksi Tanah Bermasalah, Pembeli Belum Kantongi Bukti Kepemilikan yang Sah Meski Dana Ratusan Juta Telah Diserahkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:05 WIB

pembekalan kepada 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari Akademi Militer (Akmil),

Berita Terbaru