Relokasi Sementara Pasar Krai, Upaya Pemkab Lumajang Menjaga Denyut Ekonomi Rakyat

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk melindungi pedagang Pasar Krai, Kecamatan Yosowilangun, dengan menyiapkan relokasi sementara pasca robohnya bangunan lapak yang melukai tiga pedagang. Langkah ini ditempuh agar aktivitas jual beli tetap berjalan dan para pedagang tidak kehilangan sumber penghidupan.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa relokasi bukan sekadar solusi darurat, tetapi wujud kehadiran pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekonomi rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk sementara, para pedagang yang terdampak akan kita relokasikan agar tetap bisa berjualan. Kita tidak ingin roda ekonomi mereka terhenti hanya karena musibah ini,” ujar Mas Yudha usai meninjau lokasi Pasar Krai Kecamatan Yosowilangun, Selasa (20/1/2026).

Relokasi direncanakan memanfaatkan bangunan pasar di bagian tengah Pasar Krai yang dibangun pada tahun 2019. Selama ini bangunan tersebut digunakan oleh pedagang sayur, namun aktivitasnya relatif sepi karena Pasar Krai merupakan pasar mingguan.

“Di Pasar Krai lebih banyak pedagang baju, alat pertanian, dan hewan ternak. Pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga lokasi itu bisa dimanfaatkan sementara untuk menampung pedagang yang terdampak,” jelasnya.

Menurut Mas Yudha, keberlanjutan aktivitas perdagangan menjadi prioritas utama Pemkab Lumajang dalam menangani insiden ini. Ia menekankan bahwa negara harus hadir tidak hanya saat krisis, tetapi juga dalam memastikan masyarakat tetap dapat bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Yang terpenting, para pedagang tetap bisa mencari nafkah. Pemerintah harus memastikan mereka tidak semakin terpuruk akibat musibah yang tidak mereka kehendaki,” tegasnya.

Selain relokasi, Pemkab Lumajang juga akan melakukan pendataan terhadap pedagang terdampak serta menyiapkan langkah lanjutan agar mereka dapat berjualan dengan aman dan layak. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan perlindungan sosial dan ekonomi bagi pelaku usaha kecil di pasar rakyat.

  1. Dengan kebijakan relokasi sementara ini, Pemkab Lumajang berharap denyut ekonomi Pasar Krai tetap hidup, kepercayaan pedagang terhadap pemerintah terjaga, dan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap aktivitas perdagangan di wilayahnya. Pemerintah menegaskan, keselamatan dan keberlangsungan ekonomi rakyat kecil akan terus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan penanganan pasca ambruknya pasar krai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAT KPRI Adhi Karya Brebes: Kejujuran Harga Mati, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota
Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan
Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi
BUMDes Sumur Bandung Sukses Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan
Harga Melambung dan Langka Bright Gas 12 Kg di Probolinggo Hingga Jember Masyarakat Harapkan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret
ASN Dituntut Adaptif, Pesan Tegas Wabup Mujiono di Hari Kesadaran Nasional
HUT 242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi Meriah, Ipuk Tekankan Pentingnya Toleransi
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:54 WIB

RAT KPRI Adhi Karya Brebes: Kejujuran Harga Mati, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota

Rabu, 22 April 2026 - 07:05 WIB

Banyuwangi Perkuat Koperasi Desa, 18 Truk Operasional Mulai Didistribusikan

Rabu, 22 April 2026 - 06:57 WIB

Ngopi Sambil Nikmati Senja Glenmore, Sensasi Destinasi Baru di Kaki Gunung Raung Banyuwangi

Selasa, 21 April 2026 - 07:14 WIB

BUMDes Sumur Bandung Sukses Panen Jagung, Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 20 April 2026 - 00:44 WIB

Harga Melambung dan Langka Bright Gas 12 Kg di Probolinggo Hingga Jember Masyarakat Harapkan Pemerintah Ambil Langkah Kongkret

Berita Terbaru