Raih 6 Emas, Dzunnurain Archery Lumajang Kukuhkan Diri Tiga Besar Nasional di Junior Grand Prix PERPANI 2026

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet-atlet muda Kabupaten Lumajang di level nasional. Klub Dzunnurain Archery Lumajang sukses meraih Juara Umum ke-III pada ajang JAKTIM Junior Grand Prix 2026 yang digelar PERPANI Jakarta Timur di Pro Archery Center, LRT City Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu–Minggu (17–18 Januari 2026) lalu.

Turnamen bergengsi bertajuk PERPANI Jakarta Timur Junior Grand Prix (JTGP 2026) tersebut diikuti puluhan klub panahan dari berbagai provinsi. Berdasarkan data resmi Medal Standing JTGP 2026, Dzunnurain Archery Lumajang menempati peringkat ketiga nasional dengan perolehan 6 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

Raihan tersebut menempatkan Dzunnurain Archery sejajar dengan klub-klub elite nasional. Posisi juara umum pertama diraih Pro Archery Club dengan total 10 emas, 11 perak, dan 14 perunggu, disusul PPOP DKI Jakarta dengan 9 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Sementara Dzunnurain Archery Lumajang mengunci peringkat ketiga dengan komposisi medali individual 3 emas, 3 perak, 2 perunggu serta beregu 3 emas, 1 perak, 2 perunggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang, Zainul Rofiq, menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari pembinaan berjenjang yang konsisten.

“Capaian ini menunjukkan pembinaan olahraga panahan di Lumajang berada di jalur yang benar. Anak-anak ini adalah aset masa depan daerah. Pemerintah daerah akan terus mendorong lahirnya atlet berprestasi melalui pembinaan berkelanjutan,” ujar Zainul Rofiq saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi lahirnya atlet panahan Lumajang yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Keberhasilan ini terasa istimewa karena Dzunnurain Archery hanya menurunkan 17 atlet usia dini, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Di tengah persaingan ketat dengan klub-klub unggulan nasional, atlet Lumajang mampu tampil konsisten dan penuh determinasi.

Pelatih Dzunnurain Archery Lumajang menyampaikan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja keras kolektif.

“Target utama kami bukan hanya medali, tetapi membentuk karakter, disiplin, dan mental juara sejak usia dini. Prestasi ini menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk melangkah ke level berikutnya,” tuturnya.

Rincian Perolehan Medali Atlet Dzunnurain Archery Lumajang

Prestasi Dzunnurain Archery tidak terlepas dari kontribusi para atlet muda berikut:

Tan Ahmad Rahagi Priyasidharta (TK B Aulia Sukodono)
Juara 3 Beregu Barebow 5 Meter

Firdhan Hafizh Achmad (SD Quba Lumajang, Kelas 2)
Juara 1 Kualifikasi Barebow 5 Meter

Juara 2 Eliminasi Barebow 5 Meter

Juara 3 Beregu Barebow 5 Meter

Juara 1 Mix Team Barebow 5 Meter

Airlangga Syarif Hariyanto (MIT Al Uswah Pasirian, Kelas 2)
Juara 3 Beregu Barebow 5 Meter

Farzana Aira Sheza (SD Quba Lumajang, Kelas 2)
Juara 1 Beregu Barebow 5 Meter

Bilqis Shaqila Afsheen (SD Quba Lumajang, Kelas 2)
Juara 1 Beregu Barebow 5 Meter

Juara 3 Beregu Barebow 7 Meter

Juara 1 Mix Team Barebow 7 Meter

Kinanti Rania Rosandi (SD Al Ikhlas, Kelas 3)
Juara 2 Kualifikasi Barebow 5 Meter

Juara 1 Beregu Barebow 5 Meter

Juara 1 Mix Team Barebow 5 Meter

Juara 3 Beregu Barebow 7 Meter

Hafizh Machrus Achmadi (SD Quba Lumajang, Kelas 4)
Juara 3 Kualifikasi Barebow 7 Meter

Juara 3 Eliminasi Barebow 7 Meter

Juara 1 Beregu Barebow 7 Meter

Danial Azmi El Rafif (SD Al Ikhlas, Kelas 5)
Juara 1 Beregu Barebow 7 Meter

Khalifah Putri Oktaviani (SD Quba Lumajang, Kelas 5)
Juara 3 Beregu Barebow 7 Meter

Dzunnurain Almaidany Kurniawan (SQS Cahaya Al Qur’an, Kelas 6)
Juara 2 Eliminasi Recurve 10 Meter

Juara 1 Kualifikasi Barebow 7 Meter

Juara 1 Eliminasi Barebow 7 Meter

Juara 1 Beregu Barebow 7 Meter

Juara 1 Mix Team Barebow 7 Meter

Lebih dari sekadar torehan medali, keberhasilan ini mencerminkan kuatnya pembinaan usia dini serta komitmen klub dalam menyiapkan regenerasi atlet panahan Kabupaten Lumajang.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lumajang diharapkan terus memperkuat dukungan sarana, pelatih, dan kompetisi berjenjang agar prestasi panahan daerah dapat berkelanjutan dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Lumajang Amankan Liga Basket Jatim 2026, Pertandingan Berlangsung Kondusif
PSSI Kabupaten Brebes Siap Gelar Kompetisi Berjenjang U-13 hingga Liga 1 Super 24 Tim, Sambut Regulasi Baru 2025
Polsek Lumajang Kota Amankan Pertandingan Liga Jatim 2026 di GOR Wira Bhakti
Herkusnadi Menggenggam Tali Estafet FPTI Brebes 2026–2030
Sinergi Polri dan Suporter, Satbinmas Lumajang Perkuat Kamtibmas Jelang Laga Arema vs Persebaya
“Target Juara! Raksasa Genteng Kulon ARSABONTA FC Siap Jadi Ancaman di PSSI CUP 2026”
Polisi Amankan Pertandingan Futsal Kawendra Cup 2026 di Lumajang
Polsek Tempursari Amankan Event Grasstrack di Watu Godeg, Situasi Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIB

Polres Lumajang Amankan Liga Basket Jatim 2026, Pertandingan Berlangsung Kondusif

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

PSSI Kabupaten Brebes Siap Gelar Kompetisi Berjenjang U-13 hingga Liga 1 Super 24 Tim, Sambut Regulasi Baru 2025

Senin, 13 April 2026 - 02:21 WIB

Polsek Lumajang Kota Amankan Pertandingan Liga Jatim 2026 di GOR Wira Bhakti

Minggu, 12 April 2026 - 12:22 WIB

Herkusnadi Menggenggam Tali Estafet FPTI Brebes 2026–2030

Sabtu, 11 April 2026 - 03:50 WIB

Sinergi Polri dan Suporter, Satbinmas Lumajang Perkuat Kamtibmas Jelang Laga Arema vs Persebaya

Berita Terbaru