Puluhan Travel Agent Nasional Diajak Kenali Lumajang, Pariwisata Digenjot Lewat Kolaborasi

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang-Kabupaten Lumajang mempertegas arah pembangunan pariwisata sebagai sektor strategis penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin diperkuat. Komitmen tersebut tercermin dalam Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip yang digelar di Aston Inn Lumajang, Selasa (27/1/2026), dengan menghadirkan sekitar 50 travel agent dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini tidak sekadar agenda pertemuan pelaku wisata, namun menjadi langkah konkret memperluas akses pasar bagi destinasi Lumajang agar masuk dalam arus utama pergerakan wisata nasional. Dengan mempertemukan pelaku industri perjalanan, dunia usaha, dan pemerintah, Lumajang membangun satu kesamaan persepsi: pariwisata harus dikelola secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut merupakan hasil sinergi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang bersama Aston Inn Lumajang, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sinergi ini dinilai penting karena pariwisata bukan hanya urusan destinasi, tetapi juga menyangkut investasi, penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi, dan penguatan citra daerah.

General Manager Aston Inn Lumajang, Otniel Rezha El Shaddai, menyampaikan bahwa Lumajang memiliki kekayaan destinasi yang lengkap, mulai wisata alam, budaya, hingga wisata petualangan. Menurutnya, kekuatan tersebut perlu ditopang strategi promosi yang tepat sasaran agar tidak berhenti pada potensi, tetapi benar-benar menjadi produk wisata yang siap dipasarkan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Lumajang semakin terbuka dan maju dalam pengembangan pariwisata. Ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk networking, bertukar ide, berkolaborasi, serta membangun peluang bisnis yang nyata dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip diharapkan melahirkan kerja sama konkret berupa paket wisata, rute perjalanan, dan skema promosi yang langsung terhubung dengan jaringan pemasaran travel agent nasional. Dengan begitu, Lumajang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan melalui pola promosi berbasis pasar, bukan hanya berbasis event.

Sementara itu, Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan menegaskan bahwa sektor pariwisata harus dibangun melalui kerja kolektif. Menurutnya, destinasi yang kuat bukan hanya indah secara visual, tetapi juga ditopang layanan, keamanan, kebersihan, keramahan masyarakat, serta kesiapan pelaku ekonomi lokal.

“Pariwisata tidak hanya soal destinasi dan fasilitas, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan. Tanpa kesiapan masyarakat, pariwisata tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Ia menekankan, bila pariwisata dikelola dengan tepat, maka efeknya akan langsung dirasakan masyarakat, mulai dari UMKM kuliner dan oleh-oleh, ekonomi kreatif, transportasi lokal, pemandu wisata, hingga penginapan dan homestay. Karena itu, strategi pengembangan pariwisata harus mengarah pada penciptaan ekosistem ekonomi, bukan hanya membangun spot wisata.

Dari sisi pemerintah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Patria Dwi Astiadi menyatakan bahwa pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena menjadi sarana diskusi langsung terkait kebutuhan industri, standar layanan, hingga pemetaan peluang promosi destinasi.

“Pariwisata adalah sektor multisektor. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus memiliki persepsi yang sama untuk memajukan pariwisata Lumajang,” pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci agar Lumajang mampu naik kelas sebagai destinasi yang kompetitif. Tidak hanya mempromosikan keindahan alam, tetapi juga menyiapkan produk wisata yang siap jual, termasuk kalender event, paket wisata tematik, dan integrasi antar destinasi.

Melalui Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini, Lumajang optimistis dapat memperluas jejaring pemasaran dan meningkatkan daya saing destinasi. Dengan promosi yang terarah serta kerja sama yang berkelanjutan, Lumajang menatap pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah yang mampu membuka lapangan kerja, menguatkan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi
Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum
Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai
Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya
Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi
Info Buleleng, Gubernur Koster Pimpin Pembongkaran Bangunan Vila di Areal Hutan Desa Pejarakan
Daya Tarik Air Terjun Kapas Biru Pronojiwo Mulai Pikat Wisatawan Mancanegara
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke “TUMPAK SEWU” Tembus 600 hingga 700 Orang Per Hari, Dongkrak Pajak Daerah Tembus Rp240 Juta Per Bulan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 05:39 WIB

Bikin Nyaman Wisatawan, Polsek Pronojiwo Kawal Wisata Tumpak Sewu Lumajang Hingga Dasar Sungai

Sabtu, 26 September 2026 - 08:09 WIB

Ada WNA Menginap? Pemilik Penginapan Diminta Aktif Laporkan Keberadaannya

Selasa, 15 September 2026 - 05:46 WIB

Puncak RRI Fest 2026 Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Kolaborasi

Berita Terbaru