Proyek Betonisasi Jalan di Balaraja Diduga Tidak Profesional, Minim Informasi dan Pengawasan

- Penulis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Kegiatan proyek Petunjukan Langsung (PL) Kecamatan Balaraja dengan judul pemeliharaan jalan betonisasi di Kampung Rangkong RT 002/001, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, diduga tidak dilaksanakan secara profesional

Proyek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki volume pekerjaan sepanjang 8 meter dengan lebar 3 meter, serta pagu anggaran sebesar Rp100 juta. Pelaksanaan kegiatan tercatat dilakukan oleh CV Insan Multi Karya dengan waktu pengerjaan selama 21 hari kalender.

Berdasarkan hasil pantauan dan investigasi awak media di lokasi pada Kamis (30/4/2026), ditemukan sejumlah kejanggalan pada papan informasi proyek. Tulisan pada papan dinilai tidak jelas dan terkesan tidak rapi, seperti penulisan lokasi yang berbeda (Kampung Rangkong/Rangkok), rincian volume pekerjaan, hingga penulisan nilai anggaran yang tidak sesuai standar penulisan administrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, tidak ditemukan pihak pelaksana di lokasi proyek. Saat dikonfirmasi, ketua RT setempat maupun para pekerja mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pelaksana kegiatan tersebut.

Upaya konfirmasi kepada pihak Pemerintah Desa Sukamurni melalui pesan singkat juga tidak membuahkan hasil. Pihak desa mengaku tidak mengetahui detail pelaksana proyek yang tengah berjalan di wilayahnya.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek PL Kecamatan Balaraja tersebut dikerjakan tanpa pengawasan yang jelas dan tidak memenuhi standar profesionalisme dalam pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari anggaran publik.

Sementara itu, Camat Balaraja yang telah dihubungi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Masyarakat berharap adanya transparansi dan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek yang menggunakan dana publik, agar hasil pembangunan sesuai dengan standar kualitas dan akuntabilitas.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger
Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti
Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden
InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas
Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:15 WIB

InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Berita Terbaru

Olahraga

Senin, 3 Agu 2026 - 05:54 WIB