Prahara Adat di Balik Seremonial: Dugaan Pelanggaran Tata Krama Mandailing Natal Acara pisah sambut Kapolres Mandailing Natal

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : H.Syahrir Nasution S.E , M.M
Garudaexpose.com l Mandailing Natal– (Madina) yang seharusnya menjadi simbol sinergi dan perpisahan hangat, kini justru memicu polemik tajam di tengah masyarakat. Pejabat daerah, termasuk Ketua DPRD dan Wakil Bupati Madina, diduga kuat melakukan pelanggaran serius terhadap tatanan adat yang telah mengakar selama berabad-abad di Bumi Gordang Sambilan.
Inti persoalan terletak pada tindakan para pejabat tersebut yang dinilai “melangkahi” pakem adat dalam prosesi penyambutan. Secara turun-temurun, Mandailing memiliki struktur Dalihan Na Tolu yang mengatur siapa yang berhak memberikan gelar, menyematkan atribut adat, atau melakukan prosesi sakral. Namun, dalam acara tersebut, para pejabat pemerintahan diduga mengambil alih peran tokoh adat (Raja-Raja Panusunan) tanpa melalui mekanisme musyawarah (Martaon) yang semestinya.
Kritik keras pun bermunculan. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk pencampuradukan kewenangan yang fatal antara fungsi birokrasi pemerintahan dengan kedaulatan lembaga adat.
 Dengan mengabaikan peran lembaga adat resmi, para pejabat daerah dinilai telah mereduksi nilai-nilai luhur Mandailing menjadi sekadar aksesori seremonial demi kepentingan formalitas birokrasi.
Masyarakat adat memandang insiden ini bukan sekadar kesalahan teknis protokol, melainkan bentuk pengabaian terhadap eksistensi para pemangku adat yang sah.
Jika praktik ini dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi degradasi nilai budaya di mana kekuasaan jabatan politik dapat dengan mudah mengintervensi dan merusak tatanan adat yang seharusnya dijaga kemurniannya oleh pemerintah daerah.
(M.SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 
Jembatan Gantung Garuda Diresmikan, Danrem 044/Gapo : Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat
Lahan Transmigrasi Diduga Diserobot, 18 Tahun Warga Kapas I Menunggu Kepastian: Pemerintah Dinilai Hanya “Main Sinetron”
Skandal Agraria Menganga, Dugaan Sulap HGU Jadi HGB Bisa Seret Banyak Nama Besar
Firdaus Hasbullah Menilai DPD Demokrat Stabil Dan Berkembang, Cik Ujang Layak Maju Dalam Pilgub Sumsel 2029
Perkuat Pembangunan Nasional, Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Teknis Seleksi Rekrutmen SPPI TA 2026
Stop Buang Anggaran! Sekda Muba Gandeng BPKP, Siap ‘Babat’ Program Formalitas di 2026 ​
PST Laporkan Dugaan KKN Dana APBN di Lingkungan Sekolah Madrasah Aliyah Negeri I Kota Palembang, Madrasah Aliyah Negeri I Ogan Ilir, Madrasah Aliyah Negeri I Muara Enim, Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyuasin, dan Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Prabumulih ke Kejati Sumsel

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:54 WIB

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Senin, 27 April 2026 - 14:32 WIB

Jembatan Gantung Garuda Diresmikan, Danrem 044/Gapo : Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 13:10 WIB

Skandal Agraria Menganga, Dugaan Sulap HGU Jadi HGB Bisa Seret Banyak Nama Besar

Senin, 27 April 2026 - 12:53 WIB

Firdaus Hasbullah Menilai DPD Demokrat Stabil Dan Berkembang, Cik Ujang Layak Maju Dalam Pilgub Sumsel 2029

Senin, 27 April 2026 - 12:50 WIB

Perkuat Pembangunan Nasional, Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Teknis Seleksi Rekrutmen SPPI TA 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Senin, 27 Apr 2026 - 15:54 WIB