Konsolidasi Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Solidaritas

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |BANYUWANGI – Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia (LBH GMI) kembali menggelar konsolidasi internal yang dihadiri oleh jajaran koordinator beserta anggota dan keluarga besar dari Kecamatan Muncar. Kegiatan yang berlangsung di Markas LBH GMI tersebut menjadi momentum mempererat soliditas organisasi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Dalam suasana penuh kekeluargaan, seluruh peserta menyatukan visi untuk memperkuat sinergi antarwilayah. Konsolidasi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum evaluasi terhadap berbagai pengaduan masyarakat yang selama ini ditangani LBH GADJA MADHA Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koordinator Muncar bersama seluruh keluarga besar yang hadir menegaskan bahwa LBH GMI akan terus berdiri di garis depan dalam memperjuangkan keadilan tanpa membedakan latar belakang masyarakat. Berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari sengketa tanah, persoalan sosial, hingga dugaan penyimpangan pelayanan publik menjadi perhatian serius organisasi.

 

Dalam forum tersebut juga dibahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat koordinasi di tingkat kecamatan agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Konsolidasi ini menjadi bukti bahwa kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada pengurus, tetapi juga pada kebersamaan seluruh keluarga besar LBH GADJA MADHA Indonesia. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pendampingan hukum yang nyata dan tidak berjalan sendiri ketika mencari keadilan,” ungkap salah satu peserta konsolidasi.

 

Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini juga menjadi penguatan komitmen moral bahwa LBH GMI akan tetap independen, kritis, dan konsisten mengawal kepentingan masyarakat. Organisasi menegaskan tidak akan menutup mata terhadap berbagai persoalan hukum maupun dugaan ketidakadilan yang terjadi di Banyuwangi.

 

Melalui konsolidasi ini, diharapkan seluruh koordinator wilayah semakin solid dalam menjalankan tugas organisasi serta mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga setiap persoalan hukum dapat ditangani secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan, kekompakan, dan tekad seluruh keluarga besar LBH GADJA MADHA Indonesia untuk terus menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan hukum serta memperjuangkan keadilan bagi masyarakat Banyuwangi.(kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan
Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta
Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi
Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso
Jeritan Pantai Barat Madina : Kontributor PAD Terbesar Tapi Jalan Rusak Parah Tokoh – Tokoh Mandailing Didorong Bersikap
Diduga Tak Transparan, Proses Tender Gedung Cathlab RSUD Kayuagung Tuai Protes Jakor Sumsel
​Kecewa Jalan Provinsi Tak Kunjung Diperbaiki, Tokoh Pantai Barat Madina Desak Presiden Prabowo Buka Moratorium Pemekaran
Polres Tabanan Ungkap Perkembangan Kasus Penganiayaan Berat Di Baturiti, Lima Tersangka Telah Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:41 WIB

Konsolidasi Keluarga Besar LBH GADJA MADHA Indonesia Perkuat Solidaritas

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Masyarakat Pantai Barat Madina Tuntut Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal dan Suarakan Aspirasi Keadilan Pembangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:21 WIB

Pembeli Tanah di Desa Tegalsari Mengaku Dirugikan, Pertanyakan Kejelasan Legalitas dan Biaya Pengurusan Rp10 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:06 WIB

Penutupan Permanen PETI Mandailing Natal Membutuhkan Kajian Ulang: Pemerintah Wajib Siapkan Pengalihan Usaha Nyata Sebelum Eksekusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polsek Sempol Evakuasi Jenazah ODGJ yang Ditemukan di Kebun Kopi Bondowoso

Berita Terbaru