Polsek Serpong Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G, 32 Ribu Butir dan Tersangka Diamankan

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang – Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong, Polres Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya, berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras golongan G jenis Trihexyphenidyl di wilayah hukumnya. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 32.000 butir obat keras yang diduga kuat diedarkan secara ilegal. Kamis (5/2/2026).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya seseorang yang membawa obat-obatan keras tanpa izin di wilayah Serpong. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Serpong yang dipimpin langsung Kapolsek Serpong Kompol Suhardono, S.H., M.M., melakukan penyelidikan pada Senin 2 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di Ruko Paris Square, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial N.W. (25), seorang karyawan swasta asal Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 32 botol plastik warna putih yang masing-masing berisi 1.000 butir obat keras golongan G merk Trihexyphenidyl, dengan total keseluruhan 32.000 butir yang disimpan di dalam sebuah kardus coklat dan dibungkus karung putih.

Selain obat-obatan, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru dan satu unit handphone milik tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan sebagaimana diatur dalam Pasal 435 Jo Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan atau denda hingga Rp5 miliar.

Dari hasil penyitaan tersebut, total nilai ekonomi obat keras yang diamankan diperkirakan mencapai Rp 8,5 juta. Polisi menilai pengungkapan ini telah berhasil memutus mata rantai peredaran obat ilegal serta menyelamatkan sekitar 11.000 jiwa, dengan asumsi tiga butir obat keras dapat disalahgunakan oleh satu orang.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Serpong guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERANG TERHADAP NARKOBA! POLRES LUMAJANG & BNNK SISIR THM, PENGELOLA NGAKU TAK TAHU ADA SABU
Perkuat Nilai Kemanusiaan, IDI Sampang dan MADAS Kedungdung Berbagi Kepedulian di Yayasan Sahabat Jiwa Sehat
Pasien Membludak 79,9 Persen, Parkir RS Dera Asyi’fa Banjarharjo Sampai Penuh — ISPA Jadi Alarm
Sidak Komisi IV DPRD Brebes Soroti IGD Puskesmas Bulakamba dan Wanasari yang Panas dan Alkes Berkarat
IGD RSUD Brebes Membludak 55 Pasien, Lonjakan ISPA 30% Dipicu Abu Vulkanik – Wadir: Bukan Wabah Baru, Warga Jangan Panik
Homecare Gerak Cepat: Bupati Jember M. Fawait Pastikan Layanan Kesehatan Khusus Lansia Tersalurkan ke Masyarakat
Klarifikasi : Drg Reta Rianti Menegaskan Puskesmas Cisoka Tidak Lalai Dalam Menangani Nopi Haerani, Secara Medis Kita Tidak Bisa Meninggalkan SOP
Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:28 WIB

PERANG TERHADAP NARKOBA! POLRES LUMAJANG & BNNK SISIR THM, PENGELOLA NGAKU TAK TAHU ADA SABU

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Perkuat Nilai Kemanusiaan, IDI Sampang dan MADAS Kedungdung Berbagi Kepedulian di Yayasan Sahabat Jiwa Sehat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Pasien Membludak 79,9 Persen, Parkir RS Dera Asyi’fa Banjarharjo Sampai Penuh — ISPA Jadi Alarm

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:09 WIB

Sidak Komisi IV DPRD Brebes Soroti IGD Puskesmas Bulakamba dan Wanasari yang Panas dan Alkes Berkarat

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:18 WIB

IGD RSUD Brebes Membludak 55 Pasien, Lonjakan ISPA 30% Dipicu Abu Vulkanik – Wadir: Bukan Wabah Baru, Warga Jangan Panik

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Bangli Sepakati Integrasi Digital Dan Penguatan Keamanan Siber

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:20 WIB