Polri Himbau Warga Tinggalkan Zona Bahaya Semeru, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang — Sejumlah personel Polri yang terdiri dari Brimob Polda Jatim dan Polres Lumajang turun langsung ke pemukiman warga yang terdampak material erupsi Gunung Semeru di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (22/11/2025).

Kehadiran petugas bertujuan memberikan himbauan agar warga segera meninggalkan area rawan demi keselamatan.

Berdasarkan kondisi di lapangan, beberapa rumah warga tampak rusak dan dipenuhi material vulkanik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, sejumlah warga masih bertahan di sekitar rumah mereka untuk mencari dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Personel Brimob dan Polres Lumajang kemudian mendatangi satu per satu rumah dan melakukan komunikasi langsung dengan warga. Mereka menekankan bahwa Dusun Sumbersari masih berada dalam zona berbahaya karena potensi hujan abu, banjir lahar, serta awan panas susulan yang belum sepenuhnya berakhir.

“Kami menghimbau agar warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” ujar salah satu personel Brimob Polda Jatim yang berada di lokasi.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi PIDM Seksi Humas Ipda Untoro membenarkan bahwa jajaran Polri bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat.

“Petugas kami di lapangan terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga agar segera meninggalkan zona rawan. Kami memahami ada warga yang masih ingin menyelamatkan barang-barang, namun risiko bencana susulan masih tinggi,” terang Ipda Untoro.

Sementara itu, salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa mereka sempat ragu untuk meninggalkan rumah karena masih banyak barang yang tertinggal. Namun setelah menerima penjelasan dari petugas, mereka mulai memahami risiko yang ada.

“Kami awalnya ingin tetap di rumah karena masih banyak barang yang harus diselamatkan. Tapi setelah dijelaskan bahayanya, kami mulai bersiap untuk mengungsi,” ujar seorang warga.

Hingga saat ini, situasi di Dusun Sumbersari masih dipenuhi material vulkanik berupa pasir, bebatuan, hingga puing bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Sinergi Terus Dijaga  
Propam Polda Jatim Tes Urine dan Sidak HP Anggota Polres Jember, Hasilnya Nihil Pelanggaran
Gandeng Komduk, Babinsa Koramil Patroli Keliling Cegah Kejahatan
Polri Perkuat Pendampingan Petani, Lahan Jagung di Kanigaran Dipantau Jelang Masa Panen
Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri The 9th ASEAN Smart Cities Network, Gerakan Indonesia ASRI Jadi Sorotan di Kampung Nelayan Merah Putih
Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
Koramil Paiton Hadiri Rakor Dampak Air Laut Pasang dan Normalisasi Sungai
BNNK Banyuwangi dan Bea Cukai Banyuwangi Perkuat Sinergi P4GN

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:26 WIB

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk Minta Sinergi Terus Dijaga  

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:58 WIB

Propam Polda Jatim Tes Urine dan Sidak HP Anggota Polres Jember, Hasilnya Nihil Pelanggaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polri Perkuat Pendampingan Petani, Lahan Jagung di Kanigaran Dipantau Jelang Masa Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:45 WIB

Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri The 9th ASEAN Smart Cities Network, Gerakan Indonesia ASRI Jadi Sorotan di Kampung Nelayan Merah Putih

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:39 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan

Berita Terbaru