Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Ratusan siswa SMP Negeri 6 Kota Probolinggo memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo, Kamis (23/7). Mengusung tema “Anak Sehat, Cerdas, dan Berkarakter”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan tenaga kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang anak menuju Indonesia Emas 2045.
Sebanyak 622 peserta didik menyambut kedatangan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama jajaran pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan. Kehadiran mereka disambut hangat melalui berbagai rangkaian kegiatan edukatif yang dipusatkan di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Kedondong, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok.
Sebagai simbol komitmen menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan, Wali Kota bersama Sekretaris Daerah Budiono Wirawan serta Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti melakukan penanaman pohon anggur di halaman depan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi penanda pentingnya menghadirkan ruang pendidikan yang hijau, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemeriahan acara semakin terasa saat lima siswa SMP Negeri 6 menampilkan Tari Ngojur, kesenian khas Kota Probolinggo yang menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur para tamu undangan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.
Ketua Panitia, Gembong Prabu Suprobo, menjelaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kota Probolinggo bersama 12 organisasi profesi kesehatan. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, edukasi, hingga penguatan komitmen dalam menciptakan sekolah yang aman dan ramah anak.
“Melalui tema Anak Sehat, Cerdas, dan Berkarakter, kami ingin meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, sekaligus membangun karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan. Sinergi lintas sektor ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat perlindungan anak di Kota Probolinggo,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo turut menyerahkan bantuan alat tulis secara simbolis kepada Kepala SMP Negeri 6 Muhammad Holili sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Muhammad Holili mengaku bangga sekolahnya dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Probolinggo. Menurutnya, kegiatan tersebut semakin memotivasi seluruh warga sekolah untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, serta mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Ia menambahkan, SMP Negeri 6 juga terus mengembangkan sistem pembelajaran berbasis digital agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Dalam arahannya, Wali Kota dr. Aminuddin menekankan bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari pemenuhan kesehatan dan pendidikan anak sejak dini. Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh organisasi profesi kesehatan yang telah memberikan pelayanan langsung kepada para siswa.
Menurutnya, pembentukan karakter anak harus dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar pendidikan untuk membiasakan tujuh kebiasaan hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, sarapan sehat, gemar membaca, disiplin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki waktu istirahat yang cukup. Kebiasaan sederhana inilah yang akan membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Aminuddin.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik, termasuk kesehatan gigi, memperkuat budaya literasi, meningkatkan keteladanan guru, serta menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan nyaman agar proses belajar berlangsung lebih optimal.
Wali Kota mengajak seluruh unsur pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, serta orang tua untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memenuhi hak-hak anak dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang mereka.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pembacaan Deklarasi Anak Sehat, Cerdas, dan Terlindungi oleh pengurus OSIS yang diikuti seluruh peserta.
Usai seremoni, para siswa mengikuti berbagai layanan kesehatan dan edukasi di 19 ruang kelas yang dipandu tenaga medis dari 12 organisasi profesi kesehatan, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Persatuan Ahli Radiografi Indonesia (PARI), Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), serta Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).
Berbagai layanan diberikan kepada peserta didik, mulai dari pemeriksaan kadar hemoglobin bagi siswi, skrining postur tubuh, edukasi bahaya rokok dan narkotika, gizi seimbang, penggunaan obat yang benar (DAGUSIBU), keamanan pangan, cuci tangan pakai sabun (CTPS), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan penyakit menular, hingga edukasi penggunaan obat secara aman.
Pada saat yang sama, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Probolinggo juga menggelar sosialisasi bertajuk “Sekolah Ramah Jiwa: Peran Guru dalam Mengawal Kesehatan Mental dan Tumbuh Kembang Siswa.” Peringatan Hari Anak Nasional semakin semarak dengan berbagai kegiatan outbound dan permainan edukatif yang diikuti para siswa di lapangan sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setyorini Sayekti, Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr. Intan Sudarmadi, Kepala Dinas Sosial P3A Siti Romlah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lucia Aries Yuliyanti, Camat Kedopok Dwi Hermanto, Lurah Kareng Lor Robert Fuad, para kepala SMP se-Kota Probolinggo, tenaga kesehatan, serta para guru yang bersama-sama memperkuat komitmen mewujudkan generasi Kota Probolinggo yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo












