Miris..! Beberapa Kades di Kecamatan Jayanti Mengeluh

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaexpose.com | Kabupaten Tangerang – Sejumlah kepala desa (kades) di Kecamatan Jayanti mengeluhkan kondisi keuangan desa yang terdampak pemangkasan anggaran dana desa. Hal ini terungkap dari hasil pantauan dan investigasi awak media pada Kamis (19/03/2026).

 

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, beberapa kades mengaku mengalami kesulitan akibat belum cairnya anggaran untuk kegiatan desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada program pembangunan, tetapi juga pada kondisi ekonomi pribadi para aparat desa.

Salah satu kepala desa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya hanya menerima gaji, sementara anggaran untuk kegiatan belum tersedia.

“Tahun ini kami hanya menerima gaji saja, sementara anggaran kegiatan belum juga cair,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh kades lainnya. Ia mengaku kondisi tersebut cukup berat hingga berdampak pada kebutuhan keluarga menjelang hari raya.

“Jangankan untuk kegiatan, kebutuhan keluarga saja masih kesulitan. Bahkan anak dan istri belum terbeli baju Lebaran,” ungkapnya.

Para kades berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini, mengingat dana desa memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa serta mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan maupun pemangkasan anggaran dana desa tersebut.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Daerah Cermati RUU Ketenagakerjaan untuk Menjaga Keseimbangan Hubungan Industrial
MADAS Lumajang Gelar Pasukan di 21 Kecamatan, Ahmad Huzaini: Jaga Rumah Besar Kita
Dari Lereng Puspo, MADAS Pasuruan Raya Tebar Kepedulian Bantu Wujudkan Masjid Baitul Falah
Mayangan Punya Panggung Baru, Warga Satukan Seni, Tradisi dan Identitas Pesisir
Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang
PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim
Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara
Dari Polda ke Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Bawa Harapan Baru

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Daerah Cermati RUU Ketenagakerjaan untuk Menjaga Keseimbangan Hubungan Industrial

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

MADAS Lumajang Gelar Pasukan di 21 Kecamatan, Ahmad Huzaini: Jaga Rumah Besar Kita

Minggu, 20 September 2026 - 13:08 WIB

Dari Lereng Puspo, MADAS Pasuruan Raya Tebar Kepedulian Bantu Wujudkan Masjid Baitul Falah

Sabtu, 19 September 2026 - 18:01 WIB

Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang

Sabtu, 19 September 2026 - 16:45 WIB

PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim

Berita Terbaru